kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pakistan Ungkap Penandatangan Damai AS-Iran Diperkirakan 24 Jam Lagi


Sabtu, 13 Juni 2026 / 18:26 WIB
Pakistan Ungkap Penandatangan Damai AS-Iran Diperkirakan 24 Jam Lagi
ILUSTRASI. Iran (via REUTERS/Majid-Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - ISLAMABAD. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati kerangka dasar untuk kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (13/6/2026), Sharif mengatakan kedua pihak telah mencapai teks akhir dari kesepakatan tersebut dan saat ini tengah mempersiapkan proses penandatanganan elektronik yang diperkirakan berlangsung dalam 24 jam ke depan.

Pakistan, menurut Sharif, juga akan menjadi salah satu pihak yang memfasilitasi tahapan lanjutan berupa pembicaraan teknis yang dijadwalkan berlangsung pada pekan berikutnya.

Baca Juga: China Perketat Aturan Data di Sektor Layanan Keuangan

Langkah ini menandai perkembangan signifikan dalam upaya deeskalasi konflik antara Washington dan Teheran, yang dalam beberapa bulan terakhir memicu ketegangan militer di kawasan Timur Tengah serta mengganggu stabilitas jalur energi global.

Sebelumnya, sejumlah laporan menyebut kedua negara telah mendekati kesepakatan awal yang mencakup pembukaan kembali jalur strategis seperti Selat Hormuz, serta pembahasan lanjutan terkait program nuklir Iran dalam kerangka waktu tertentu.

Meski demikian, detail akhir kesepakatan dan mekanisme implementasinya masih belum diungkap secara resmi oleh pihak Amerika Serikat maupun Iran, sementara para analis menilai proses negosiasi masih berpotensi menghadapi penyesuaian pada tahap teknis.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×