kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Harga properti China jauh di atas harga wajar


Rabu, 18 Januari 2017 / 19:26 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

BEIJING. Harga properti baru di Cina melesat cepat sejak 2011. Harga rumah di Shenzhen, Shanghai dan Beijing telah naik lebih dari 20% dari 2015. Kepala Penelitian Lembaga Riset Negara, Tang yuan mengatakan kepada media milik pemerintah bahwa negara harus memperkuat kontrol harga perumahan komersial dengan membatasi profit penjualan properti pada rumah-rumah baru maksimal 20%. 

Sementara serangkaian langkah-langkah pemerintah yang telah dilakukan bertujuan untuk menghentikan spekulasi permintaan dan harga demi menahan kenaikan harga. "Harga properti di kota-kota besar telah sangat menyimpang dari nilai riil mereka, jauh melebihi realitas pembangunan ekonomi China dan keterjangkauan penduduk untuk membeli rumah," kata Tang.

Dia memperingatkan bahwa harga yang amat tinggi telah menciptakan gelembung parah dalam perekonomian. Spekulasi properti juga menyebabkan ketimpangan melebar dan penyimpangan nilai-nilai sosial terjadi. Seperti akhir-akhir ini marak terjadi pemalsuan status perceraian.

"China telah menjadi terlalu tergantung pada pasar properti untuk pertumbuhan ekonomi selama dekade terakhir. Jika China tidak mengatasi masalah ini dengan cepat, konsekuensinya akan semakin berat," ujar Tang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×