kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Harvey menyerang pusat industri minyak Houston


Senin, 28 Agustus 2017 / 06:56 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Badai tropis Harvey memicu banjir di Houston, Texas pada Minggu (27/8), memaksa penduduk di kota terpadat keempat di Amerika Serikat mengungski dari rumah. Harvey menyentuh wilayah AS pada Jumat malam.

Badai ini merupakan badai terbesar di Texas dalam 50 tahun terakhir. Reuters melaporkan, setidaknya dua orang meninggal akibat badai, dan korban diperkirakan terus bertambah.

Badai ini memicu tornado dan gelombang laut. Banjir memenuhi jalanan Houston. Sungai dan kanal sudah meluap. Menurut National Weather Service, curah hujan mencapai 76 cm. "Ini adalah banjir paling parah dalam sejarah Houston. Kami melihat tingkat curah hujan yang belum pernah terjadi," kata Steve Bowen, chief meteorologist perusahaan reasuransi Aon Benfield.

Pusat badai Harvey berjarak sekitar 200 km dari Houston dan diperkirakan akan perlahan menuju kota ini hingga Rabu. Status Harvey diturunkan menjadi badai tropis pada Sabtu lalu karena laju angin melambat.

Tapi, hujan lebat diperkirakan masih akan terjadi. Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, peringatan tornado kemungkinan akan dirilis minggu malam waktu Amerika Serikat.

Badai ini menyerang pusat industri minyak dan gas AS. Operator menutup beberapa pengolahan minyak dan mengevakuasi pekerja.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×