kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Hingga 80% Populasi Uni Eropa Diperkirakan Telah Terinfeksi Covid-19


Kamis, 28 April 2022 / 08:03 WIB
ILUSTRASI. Soho Pharmacy, Handsworth, Birmingham, Inggris, 10 Januari 2022.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Komisi Eropa dalam laporannya hari Rabu (27/4) mengatakan bahwa antara 60% hingga 80% populasi Uni Eropa (UE) telah terinfeksi Covid-19. Saat ini Uni Eropa telah memasuki fase pasca-darurat di mana pelaporan kasus secara massal tidak lagi diperlukan.

Dalam fase baru ini, pemerintah UE terus berupaya meningkatkan angka vaksinasi  untuk anak-anak. Uni Eropa juga sedang mempertimbangkan rencana untuk mengembangkan antivirus.

Dilansir dari Reuters, Komisaris Kesehatan UE Stella Kyriakides dalam konferensi persnya hari Rabu mengatakan diperkirakan ada 60% hingga 80% populasi blok itu yang saat ini mengidap Covid-19.

Baca Juga: Kasus Melonjak Tinggi, WHO dan UNICEF Peringatkan Badai Besar Wabah Campak

Badan kesehatan masyarakat UE mengatakan kasus yang dilaporkan telah mencakup sekitar 30% dari populasi Eropa sejauh ini, tetapi jika infeksi yang tidak dilaporkan ditambahkan, kasus bisa mencapai 350 juta, sekitar 77% dari populasi Eropa.

UE sekarang melaporkan penurunan infeksi dan kematian terkait Covid-19. Namun, baru-baru ini lonjakan kembali terjadi. Hal ini kemungkinan karena virus terus bermutasi.

Sebagai tanggapan, Komisi Eropa menyarankan agar negara-negara menyiapkan rencana untuk beralih kembali ke mode darurat, dan harus meningkatkan vaksinasi.

Salah satu strategi yang hendak dioptimalkan adalah mendorong vasksinasi bagi mereka yang tidak divaksinasi, terutama pada anak-anak sebelum dimulainya masa sekolah baru di musim gugur.

Baca Juga: Ini Alasan WHO Sebut Dunia Makin Buta terhadap Pola Penularan Covid-19




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×