kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.973
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Hingga Juni, penjualan mobil di China alami penurunan selama 12 bulan berturut-turut


Rabu, 10 Juli 2019 / 22:16 WIB

Hingga Juni, penjualan mobil di China alami penurunan selama 12 bulan berturut-turut
ILUSTRASI. Terminal mobil baru untuk ekspor dan impor di pelabuhan Dalian, China.

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Penjualan mobil di China turun 9,6% pada Juni dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Suramnya kinerja pada bulan lalu turut menandai penurunan selama dua belas bulan berturut-turut di pasar kendaraan terbesar di dunia tersebut.

Reuters memberitakan, Asosiasi Produsen Otomotif China (CAAM) mencatat pada bulan Juni, penjualan mobil di China turun menjadi 2,06 juta kendaraan. Capaian bulan lalu mengikuti penurunan sedalam 16,4% pada Mei dan 14,6% pada April.

Sementara bila dilihat sejak awal tahun 2019, penjualan mobil di China anjlok sedalam 12,4% dari tahun sebelumnya menjadi 12,3 juta kendaraan.

Baca Juga: Ekspektasi pemangkasan suku bunga makin kuat pasca komentar Powell, dollar AS melemah

Perekonomian yang melambat dan dibumbui perang dagang dengan Amerika Serikat menjadi kambing hitam atas penurunan penjualan mobil selama setahun ke belakang. Namun belakangan, aturan ketat soal emisi kendaraan baru di sejumlah daerah di Tiongkok juga dinilai menjadi faktor yang mempengaruhi penurunan penjualan mobil di sana.

Sejumlah pemerintah provinsi di China memang memacu penerapan standar emisi kendaraan untuk memenuhi aturan pemerintah pusat yang memiliki batas waktu pada 2020 mendatang.

Namun begitu, rupanya penjualan kendaraan energi baru (NEVs) terus tumbuh, dengan menunjukkan peningkatan setinggi 80% pada Juni menjadi 152.000 kendaraan. Dengan begitu penjualan NEV pada semester pertama 2019 tercatat sebesar 617.000 unit alias meningkat hampir 50% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Juru runding AS dan China mulai merajut komunikasi untuk negosiasi perang dagang

NEV sendiri diantaranya adalah mobil hibrida plug-in, kendaraan listrik baterai dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen. Lingkungan China yang mulai mengalami gangguan parah akibat polusi udara, telah menjadi pendukung pengembangan NEV dalam beberapa tahun ke belakang.

Termasuk pada tahun lalu, penjualan NEV di negara tersebut melonjak hampir 62% bahkan ketika pasar otomotif secara umum mengalami penurunan.


Sumber : Reuters
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0602 || diagnostic_web = 0.3090

Close [X]
×