kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Hubungan AS-China kian panas, Singapura: Jangan paksa kami memilih salah satu kubu


Sabtu, 06 Juni 2020 / 05:10 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Tendi Mahadi

Lee memperingatkan bahwa jika AS berusaha menahan China, atau jika Beijing berusaha membangun pengaruh eksklusif di Asia, kedua negara akan memulai suatu rangkaian konfrontasi yang akan berlangsung selama beberapa dekade dan membahayakan Asia.

"Setiap konfrontasi antara kedua kekuatan besar ini tidak akan berakhir seperti Perang Dingin, dalam kehancuran satu negara," tulisnya.

Baca Juga: Sejumlah hal yang bikin hubungan AS-China makin membara di Laut China Selatan

Untuk menghindari hal ini, Lee mengatakan hubungan kolaboratif yang terbentuk dalam kerangka kerja peraturan multilateral yang disepakati akan mendorong sistem yang membebankan tanggung jawab dan pengekangan pada semua negara.

“Wajar jika kekuatan besar bersaing. Tetapi kapasitas mereka untuk kerja sama adalah ujian nyata dari tata negara, dan itu akan menentukan apakah umat manusia membuat kemajuan dalam masalah-masalah global seperti perubahan iklim, proliferasi nuklir, dan penyebaran penyakit menular," tegasnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×