kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ide suku bunga negatif di Inggris


Rabu, 27 Februari 2013 / 20:03 WIB
Ide suku bunga negatif di Inggris
ILUSTRASI. Hore! WhatsApp akan tambahkan opsi backup chat yang dapat menghemat ruang penyimpanan


Sumber: BBC | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Ide menerapkan suku bunga acuan negatif mencuat di Inggris. Paul Tucker, Deputi Gubernur Bank of England (BOE) menyatakan, peluang bunga di bawah 0% perlu juga dipertimbangkan oleh pelaku pasar.

Selama tiga tahun terakhir, bank sentral Inggris menerapkan bunga di rekor level terendah, yaitu sebesar 0,5%. Nah, bunga negatif artinya bank akan dibebankan biaya atas uang yang dititipkan pada bank sentral.

Dengan penerapan skema tersebut, bank sentral berharap bisa mendorong perbankan lebih banyak mengalokasikan duit mereka sebagai kredit dan mendorong perekonomian.

"Ini mungkin di luar kebiasaan dari yang kami lakukan, dan membutuhkan pemikiran mendalam secara hati-hati," kata Tucker di awal pekan, pada Komite Tresuri, seperti dikutip BBC. Dia menegaskan, ide tersebut berasal dari pendapat pribadi.

Sejatinya, suku bunga negatif telah didiskusikan di beberapa negara. Cara ini belum pernah diterapkan karena akan mendatangkan kerugian terhadap para masyarakat penabung. Padahal, pendapatan bunga deposan ini telah merosot sejak krisis finansial


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×