kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Operator Data Center DayOne Pertimbangkan IPO di Singapura dan AS


Minggu, 17 Mei 2026 / 14:36 WIB
Operator Data Center DayOne Pertimbangkan IPO di Singapura dan AS
ILUSTRASI. Operator pusat data global DayOne sedang mempertimbangkan penawaran umum perdana ganda di Singapura dan AS. (Dok/SGX)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Operator pusat data global DayOne sedang mempertimbangkan penawaran umum perdana ganda di Singapura dan AS. Meski begitu, rencana di Singapura belum pasti pada tahap ini.

Sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada Minggu (17/5/2026), DayOne awalnya mempertimbangkan pencatatan saham tunggal di New York, tetapi telah dibujuk oleh pejabat pasar saham Singapura untuk melakukan pencatatan saham bersama, seperti yang dilaporkan Financial Times sebelumnya pada hari Minggu.

Sumber tersebut berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim karena informasi tersebut belum dipublikasikan. Operator pusat data tersebut menolak berkomentar.

Baca Juga: Korea Selatan Akan Mengkaji Semua Opsi untuk Menghindari Pemogokan Samsung

Reuters melaporkan pada bulan Februari bahwa DayOne berencana untuk mengumpulkan $5 miliar dalam IPO AS yang dapat menilai perusahaan tersebut sebesar $20 miliar.

GDS Holdings yang berbasis di Shanghai mendirikan GDS International di Singapura pada tahun 2022, yang kemudian diubah namanya menjadi DayOne pada Januari 2025 setelah pemisahannya dari perusahaan induk.

Investor DayOne yang berbasis di Singapura saat ini termasuk perusahaan investasi AS Coatue Management, SoftBank Vision Fund, dan pendiri Citadel Securities, Ken Griffin.

GDS mempertahankan kepemilikan saham minoritas di perusahaan tersebut.

DayOne mengumpulkan lebih dari US$ 2 miliar dalam pendanaan ekuitas seri C pada bulan Januari, tetapi tidak mengungkapkan valuasi pada saat itu.

Baca Juga: Trump: Xi Setuju Iran Harus Buka Selat Hormuz, Tetapi Tidak Ada Tanda Ikut Campur

Putaran pendanaan tersebut dihargai 100% lebih tinggi dari penggalangan ekuitas sebelumnya, kata operator pusat data tersebut pada saat itu. Putaran tersebut dipimpin oleh investor yang sudah ada, Coatue, dengan partisipasi dari investor termasuk dana kekayaan negara Indonesia, Otoritas Investasi Indonesia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×