kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

IMF: Ekonomi Afrika Selatan berisiko signifikan terimbas krisis Eropa


Sabtu, 07 Januari 2012 / 23:20 WIB
ILUSTRASI. Gerbang Tol Dumai, Riau.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

CAPE TOWN. Prospek ekonomi Afrika Selatan berisiko melemah signifikan sebagai imbas dari kesulitan ekonomi yang berlangsung di zona Euro.

Direktur International Monetary Fund Christine Lagarde mengungkapkan, risiko penurunan itu seiring Afrika Selatan sudah semakin terintegrasi ke dalam ekonomi global. "Sehingga negara tersebut bisa terimbas siklus bisnis global," ujarnya, hari ini.

Pada Oktober lalu, Afrika Selatan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 3,4%, dari proyeksi sebelumnya 4,1% dalam anggaran Februari. Target direvisi karena memperhitungkan masalah Eropa. Ini lantaran, Eropa membeli sekitar sepertiga dari ekspor Afrika Selatan.

Lagarde mengingatkan, tantangan bagi negara ini adalah memastikan kebijakan moneternya tetap mendukung dan meningkatkan daya saing. Tahun lalu, bank sentral Afrika Selatan mempertahankan suku bunga di level terendah 30 tahun, yaitu di 5,5%. Kebijakan itu dilakoni untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga mencapai target inflasi maksimal 6%.

"Kinerja ekonomi Afrika Selatan baru-baru ini sudah mengesankan. Kebijakan makro ekonomi yang bagus, bersama nilai tukar yang fleksibel, dan sektor keuangan yang sehat, telah mengurangi anjloknya produksi selama resesi global," ujar Lagarde.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×