kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IMF: Krisis real akan memperburuk ekonomi Iran


Senin, 12 November 2012 / 07:08 WIB
ILUSTRASI. Foto aerial Patung Suro dan Boyo berdiri megah di Taman Suroboyo, Kenjeran, Surabaya, Selasa (28/5). Cuaca hari ini di Jawa dan Bali cerah hingga berawan, menurut prakiraan BMKG. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TEHERAN. Badan Moneter Internasional (IMF) memprediksi, krisis mata uang Iran kemungkinan akan menyebabkan kontraksi yang lebih buruk lagi bagi ekonomi AS tahun ini, melampaui prediksi.

Sebelumnya, IMF memprediksi, ekonomi Iran akan terpangkas sebesar 0,9% tahun ini berdasarkan data yang dirilis sebelum real Iran merosot terhadap dollar AS. Selain itu, tingkat inflasi akan meningkat menjadi 25,2%, level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Menurut Masood Ahmed, head of the Middle East and Central Asia department IMF menjelaskan, depresiasi mata uang yang terjadi saat ini dan tingginya ketidakpastian akan berdampak negatif pada ekonomi Iran dalam beberapa tahun ke depan. "Sehinga, yang harus kita lakukan saat ini adalah melihat ke belakang, apa yang akan menjadi dampaknya, dan bagaimana hal itu akan berdampak pada manajemen mata uang Iran.

Asal tahu saja, real Iral sudah terjungkal sebesar 40% terhadap dollar AS sejak Agustus lalu. Kondisi itu terjadi serelah AS dan Uni Eropa melakukan pemblokiran pada penjualan minyak Iran, yang notabene merupakan ekspor utama Iran.

Pihak parlemen Iran akan memanggil Presiden Mahmoud Ahmadinejad untuk menanyakan mengenai pelemahan mata uang Iran.    




TERBARU

[X]
×