India dan Jepang Sepakat Perbanyak Latihan Militer Gabungan

Kamis, 08 September 2022 | 14:30 WIB Sumber: Reuters
India dan Jepang Sepakat Perbanyak Latihan Militer Gabungan

ILUSTRASI. Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dan Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada di Kementerian Pertahanan Jepang di Tokyo, Jepang, 8 September 2022. FRANCK ROBICHON/Pool via REUTERS.


KONTAN.CO.ID - TOKYO. India dan Jepang sepakat untuk memperkuat hubungan pertahanan mereka. Salah satu langkah yang akan segera kedua negara realisasikan adalah menambah porsi latihan militer bersama.

Kesamaan visi tersebut tercapai setelah Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengadakan pembicaraan dengan sejawatnya dari Jepang Yasukazu Hamada di Tokyo pada Kamis (8/9).

Dilansir dari Reuters, India dan Jepang juga akan segera bergabung dengan menteri luar negeri masing-masing untuk melakukan pembicaraan "two-plus-two".

Kementerian Pertahanan India dalam pernyataannya menyebutkan, sang menteri telah mengundang Jepang untuk berinvestasi di sektor pertahanan India.

Baca Juga: Sumbangan Lebih Dari 1 Juta Yen Mengalir ke Penembak Shinzo Abe

Sejalan dengan itu, kedua menteri juga sepakat untuk melakukan latihan militer gabungan sebagai langkah awal penguatan hubungan. Mereka juga siap melibatkan pasukan angkatan udaranya.

"Kedua menteri sepakat pelaksanaan awal latihan tempur perdana akan membuka jalan bagi kerja sama dan interoperabilitas yang jauh lebih besar antara angkatan udara kedua negara," tulis Kementerian Pertahanan India.

Hubungan baik kedua negara bisa saja berlangsung panjang, mengingat Jepang dan India sama-sama menyadari peningkatan ancaman keamanan di kawasan, terutama dari China.

Baca Juga: Vladimir Putin Hadiri Latihan Militer Vostok 2022 yang Libatkan China

Kedua negara ini, bersama dengan AS dan Australia, juga bergabung dalam aliansi militer Quad yang kerap mengadakan latihan angkatan laut di kawasan Indo-Pasifik. Oleh China, aliansi ini kerap dilihat sebagai NATO versi Asia.

Misi utama Quad adalah untuk mempromosikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Hal ini hendak dicapai demi menghilangkan upaya monopoli satu negara di suatu kawasan.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru