kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

India jual saham perusahaan negara


Kamis, 14 Februari 2013 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid1-19 di Bogor, Jawa Barat. KONTAN/BAihaki/


Sumber: Bloomberg | Editor: Adi Wikanto

NEW DELHI. Pemerintah India akan menjual saham di sejumlah perusahaan pelat merah guna menutup defisit anggaran pada tahun ini. Target penjualan sebesar 350 miliar rupee (US$ 6,5 miliar).

Saham perusahaan itu antara lain dari Coal India Ltd, Indian Oil Corp, Engineers India Ltd, Power Grid Corp of India Ltd dan Bharat Heavy Electricals Ltd. "Penjualan Coal India bakal menghasilkan dana paling besar, hingga 200 miliar rupee," kata salah satu pejabat di Kementerian Keuangan, yang enggan dikutib namanya. Soalnya, Coal India merupakan produsen batubara terbesar di dunia.

Palaniappan Chidambaram, berencana mengumumkan anggaran tahun ini pada 28 Februari 2013. Sebelumnya, ia telah menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan negara dan memperketat pengeluaran untuk mempersempit defisit anggaran.

Pengetatan anggaran berlangsung melalui pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Sedang peningkatan anggaran melalui penjualan saham perusahaan negara seperti yang sudah terjadi pada tahun lalu dengan menghasilkan dana 300 miliar rupee.

Bank sentral India menyatakan, pengurangan defisit anggaran negara dapat mendorong pemotongan suku bunga. Pada akhirnya, hal itu akan membantu pertumbuhan ekonomi. Selama 12 bulan yang berakhir Maret 2013, ekonomi hanya tumbuh 5%.




TERBARU

[X]
×