Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia akan meminjamkan dua komodo ke prefektur Shizuoka, Jepang. Harapannya, reptil yang terancam punah ini dapat berkembang biak. Sebagai imbalannya, Indonesia dan akan menerima beberapa panda merah dan jerapah.
Kementerian Kehutanan mengatakan bahwa pertukaran hewan tersebut akan meningkatkan kontribusi dari kedua pihak terhadap perlindungan dan konservasi satwa liar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keanekaragaman hayati.
Program tersebut juga dimaksudkan untuk mengembangbiakkan komodo, yang diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah dalam Daftar Merah IUCN.
Baca Juga: Korean Air Masuk Mode Darurat Mulai April, Kenaikan Harga Minyak dipicu Perang Iran
Ahmad Munawir, seorang pejabat konservasi di Kementerian Kehutanan mengatakan kepada Reuters bahwa seekor komodo jantan dan seekor betina akan dikirim ke kebun binatang di Shizuoka.
"Sebagai imbalannya, prefektur tersebut akan mengirimkan beberapa hewan ke Indonesia, termasuk panda merah dan jerapah," kata Ahmad.
Perjanjian tersebut ditandatangani pekan lalu, menjelang kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, yang bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada hari Selasa.
Kelompok hak-hak hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengatakan pada hari Selasa bahwa komodo tidak boleh diperlakukan sebagai alat tawar-menawar diplomatik.
"Pengiriman hewan-hewan yang sangat cerdas ini ke luar negeri untuk penangkaran hanya memperkuat mitos berbahaya bahwa konservasi dapat terjadi di balik tembok kebun binatang, sementara keturunan yang lahir di sana akan dikutuk untuk 'seumur hidup dalam kurungan'," kata Presiden PETA Asia, Jason Baker.
Baca Juga: Kapal Tanker Minyak Raksasa di Lepas Pantai Dubai Dihantam Serangan Iran, Trump Murka
Ia menambahkan bahwa komodo harus tetap berada di habitat aslinya.
Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 3.000 komodo, menurut data pemerintah. Reptil ini adalah kadal terbesar di dunia, tumbuh hingga sekitar 3 meter (10 kaki) panjangnya. Mereka memiliki lidah bercabang berwarna kuning dan gigitan yang berbisa.
TV Shizuoka Jepang melaporkan bahwa kedua komodo tersebut akan tiba paling cepat pada bulan Juni untuk program penangkaran.
Ahmad mengatakan naga-naga itu akan dikirim setelah perjanjian bisnis antar perusahaan ditandatangani oleh kebun binatang di Indonesia dan Jepang.













