Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Indonesia termasuk salah satu negara Asia dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tercepat pada 2026.
Berdasarkan Asian Development Outlook (ADO) September 2026, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,2% secara riil.
Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-11 dari 18 ekonomi Asia yang masuk dalam pemeringkatan berdasarkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2026.
Namun, Indonesia belum menjadi negara ASEAN dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam daftar tersebut.
Baca Juga: Indonesia Punya 3.833 Orang Superkaya, Terbanyak Kedua di Asia Tenggara
Daftar Negara Asia dengan Pertumbuhan Ekonomi Tercepat 2026
Berikut daftar 18 negara Asia dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tercepat yang masuk daftar riset ADO:
| No. | Negara/Ekonomi | Pertumbuhan Ekonomi 2026 |
|---|---|---|
| 1 | Taiwan | 11,0% |
| 2 | Kyrgyzstan | 8,9% |
| 3 | Vietnam | 7,8% |
| 4 | Tajikistan | 7,0% |
| 5 | Uzbekistan | 7,0% |
| 6 | India | 7,0% |
| 7 | Bhutan | 6,5% |
| 8 | Georgia | 6,3% |
| 9 | Turkmenistan | 6,3% |
| 10 | Mongolia | 5,7% |
| 11 | Indonesia | 5,2% |
| 12 | Armenia | 5,0% |
| 13 | Singapura | 5,0% |
| 14 | Malaysia | 4,9% |
| 15 | Kazakhstan | 4,8% |
| 16 | China | 4,6% |
| 17 | Hong Kong | 4,2% |
| 18 | Sri Lanka | 4,0% |
Taiwan menjadi negara dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tertinggi, mencapai 11%. Angka tersebut terpaut 2,1 poin persentase dari Kyrgyzstan yang berada di posisi kedua.
Vietnam menempati urutan ketiga dengan pertumbuhan 7,8%, disusul Tajikistan, Uzbekistan, dan India yang masing-masing diproyeksikan tumbuh 7%.
Baca Juga: Daftar 20 Negara Produsen Kendaraan Terbesar di Dunia, Ada Indonesia
Indonesia di Atas Singapura dan Malaysia
Dengan pertumbuhan 5,2%, Indonesia berada di atas dua negara ASEAN lain yang juga masuk dalam daftar, yakni Singapura dan Malaysia.
Ekonomi Singapura diproyeksikan tumbuh 5%, sedangkan Malaysia 4,9%. Namun, Indonesia masih tertinggal cukup jauh dari Vietnam.
Perbedaan tersebut juga mencerminkan sumber pertumbuhan ekonomi yang berbeda. Vietnam mendapat dukungan dari sektor manufaktur, ekspor, dan permintaan domestik.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Nomor 2 Tercepat di G20, Ungguli China dan AS
Ekonomi Asia Diproyeksikan Tumbuh 5%
Mengutip Visual Capitalist, Asian Development Bank (ADB) memperkirakan ekonomi negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik tumbuh 5% pada 2026.
Prospek tersebut tetap menghadapi sejumlah risiko, termasuk eskalasi geopolitik, kondisi keuangan yang lebih ketat, ketidakpastian perdagangan, serta dampak fenomena El Nino.
Kenaikan biaya energi juga menjadi perhatian karena dapat meningkatkan biaya produksi dan menekan konsumsi.
Dalam konteks Asia, proyeksi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2026 memiliki sumber yang berbeda-beda.
Taiwan ditopang teknologi dan AI, Vietnam oleh manufaktur dan ekspor, sedangkan Indonesia mengandalkan kekuatan permintaan domestik.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Penerimaan Pajak Terbesar di Dunia, Ada Indonesia?














