kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi AS melaju 0,2% di bulan Maret


Selasa, 15 April 2014 / 23:00 WIB
ILUSTRASI. Wall Street ditutup menguat


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

WASHINGTON. Inflasi Amerika Serikat (AS) tumbuh 0,2% di bulan Maret. Laju inflasi lebih cepat ketimbang di bulan Februari yang sebesar 0,1% maupun dibanding perkiraan pasar yang juga sebesar 0,1%.

Sepanjang 12 bulan hingga Maret lalu, Consumer Price Index (CPI) AS tumbuh 1,5%. Pencapaian ini lebih tinggi ketimbang Februari yang mencetak inflasi tahunan 1,1%.

Departemen Ketenagakerjaan AS mengumumkan, inflasi AS Maret melaju ditopang kenaikan harga makanan dan biaya tempat tinggal, dan menutup penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang merosot 11,7%.

Sementara itu, inflasi inti yang mengesampingkan harga makanan dan energi yang fluktuatif, juga naik 0,2% di bulan Maret. Inflasi inti tahunan menanjak 1,7%.

Laju inflasi ini dianggap menjadi pertimbangan tegas bank sentral AS, Federal Reserve untuk menaikkan bunga setelah stimulus dihentikan di tahun 2015 nanti. The Fed yang mempertahankan bunga mendekati 0% sejak tahun 2008 silam, menargetkan inflasi AS melaju di level 2%.




TERBARU

[X]
×