kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Inflasi capai 5,1%, peluang kenaikan bunga China semakin besar


Sabtu, 11 Desember 2010 / 13:23 WIB
ILUSTRASI. Desa Terunik di Indonesia - Kampung Tana Toraja


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

BEIJING. Laju inflasi China menguatkan indikasi kalau Perdana Menteri China, Wen Jiabao akan menaikkan suku bunga.

Hari ini (11/12), biro statistik China merilis laju percepatan inflasi per November mencapai yang tertinggi dalam 28 bulan terakhir yaitu di 5,1%. Angka ini melampaui prediksi pasar yaitu 4,7%.

Capital Economics Ltd yang berbasis di London kemarin mengatakan ada peluang kenaikan bunga setelah para pejabat senior dalam pertemuan ekonomi di Beijing pada akhir pekan, menyimpulkan tidak bisa menghindari hal itu. Mereka segera mengumumkan secara resmi kalau China tahun depan akan beralih pada kebijakan fiskal yang lebih ketat dan bijak.

Qu Hongbin, ekonom HSBC Holdings Plc , di Hong Kong menyebut saat ini Beijing bisa fokus pada upaya pengetatan inflasi. "Sepertinya bakal segera ada kenaikan bunga, dan rasio cadangan perbankan mungkin bakal terus meningkat," kata Hongbin.

Kemarin, bank sentral China kembali menaikkan rasio cadangan perbankan sejumlah 50 basis poin, yang akan efektif berlaku pada 20 Desember.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×