kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Inflasi di Amerika Serikat mulai naik


Kamis, 26 Maret 2015 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Harga Terjangkau, Ini Cara Menggunakan Alat Cek Gula Darah Untuk Deteksi Diabetes. REUTERS/Beawiharta


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Uji Agung Santosa

WASHINGTON. Harga konsumen Amerika Serikat (AS) mulai bangkit di bulan Februari 2015 karena harga bensin naik untuk pertama kalinya sejak bulan Juni 2014.

Tanda-tanda inflasi AS kembali ke jalur mulai terlihat. Pada bulan lalu, harga gasolin di AS naik 2,4% dan merupakan lonjakan tertinggi sejak Desember 2013. Sebelumnya, harga gasolin telah jatuh 18,7% di Januari 2015. Harga makanan naik 0,2%. Lalu di beberapa tempat, harga tempat tinggal juga meningkat 0,2%. Harga pakaian juga naik 0,3% di bulan Februari.

Seperti dikutip dari CNBC, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga konsumen meningkat 0,2% di bulan lalu setelah sebelumnya melorot 0,7% pada Januari. Bank Sentral AS memasang target inflasi sebesar 2% di 2015.

Gubernur Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed), Janet Yellen mengatakan pada pekan lalu, kebijakan menaikkan suku bunga akan diambil jika tanda-tanda pemulihan ekonomi mulai terlihat. Yellen cukup optimistis jika AS akan mencapai target inflasi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×