Inflasi Korea Selatan Melonjak, Dekati Level Tertinggi dalam 24 Tahun

Selasa, 05 Juli 2022 | 06:59 WIB Sumber: Reuters
Inflasi Korea Selatan Melonjak, Dekati Level Tertinggi dalam 24 Tahun

ILUSTRASI. Inflasi Korea Selatan bulan Juni 2022 capai 6% yoy, laju tercepat hampir dalam 24 tahun

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Indeks harga konsumen (IHK) Korea Selatan bulan Juni 2022 melesat lebih tinggi dari yang diperkirakan. Bahkan, IHK kali ini mencapai laju tercepat dalam hampir 24 tahun.

IHK Korea Selatan bulan Juni 2022 mengalami inflasi 6,0% secara tahunan (yoy). Posisi ini lebih tinggi dari inflasi di bulan Mei 2022 yang hanya 5,4% yoy.

Selain itu, realisasi inflasi yang diumumkan pemerintah Korea Selatan ini juga lebih tinggi dari hasil dalam jajak pendapat Reuters, dengan proyeksi inflasi bulan Juni 2022 sebesar 5,9% yoy.

Berdasarkan data itu, ini menjadi inflasi tahunan tercepat sejak November 1998 dan berada di atas target bank sentral selama 15 bulan berturut-turut. Asal tahu saja, Bank of Korea (BOK) menargetkan inflasi 2%.

Secara bulanan, IHK mengalami inflasi 0,6%, juga melebihi tinggi dari proyeksi dalam survei Reuters dengan inflasi 0,5%.

Baca Juga: Termasuk di Indonesia, Dana Global Senilai US$ 40 Miliar Hengkang dari Pasar Asia

Bulan lalu, BOK mengatakan pihaknya memperkirakan lintasan inflasi akan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya dan akan menilai dengan cermat beban pembayaran utang untuk menentukan apakah kenaikan suku bunga setengah poin di bulan Juli akan tepat.

BOK telah memberikan lima kali kenaikan suku bunga 25 basis poin sejak Agustus tahun lalu menjadi 1,75%, tertinggi sejak pertengahan 2019. Ini membuat BOK bergabung dengan gelombang pengetatan kebijakan global lainnya, ketika bank sentral bergulat dengan lonjakan harga yang tidak terlihat dalam beberapa dekade.

Kenaikan suku bunga setengah poin persentase, jika disampaikan pada bulan Juli, akan menjadi yang pertama kali dalam sejarah BOK.

IHK inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 3,9% dari tahun lalu, laju tercepat sejak Februari 2009.

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru