kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Inggris: China punya pertanyaan soal virus corona yang harus mereka jawab


Senin, 04 Mei 2020 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. Pelangi terlihat di atas Thames Barrier di Sungai Thames saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) terus berlanjut, di London, Britain, Kamis (30/4/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace menyatakan, China memiliki pertanyaan yang harus mereka jawab mengenai wabah virus corona baru.

Saat ditanya radio LBC, jika China memiliki pertanyaan untuk mereka jawab, seberapa cepat itu membuat dunia sadar akan tingkat krisis? Wallace mengatakan: "Saya pikir memang begitu"

"Waktu untuk post mortem mengenai hal ini adalah setelah kita semua berhasil mengendalikannya dan telah melewatinya, dan ekonomi kita kembali normal," kata Wallace seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Kasus corona turun, Australia dan Selandia Baru buka perjalanan dua arah?

"China perlu terbuka dan transparan tentang apa yang dipelajarinya, kekurangannya, tetapi juga keberhasilannya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menyatakan pada Minggu (3/5), ada sejumlah besar bukti yang signifikan bahwa virus corona muncul dari laboratorium China.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×