kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Inggris: China punya pertanyaan soal virus corona yang harus mereka jawab


Senin, 04 Mei 2020 / 17:13 WIB
Inggris: China punya pertanyaan soal virus corona yang harus mereka jawab
ILUSTRASI. Pelangi terlihat di atas Thames Barrier di Sungai Thames saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) terus berlanjut, di London, Britain, Kamis (30/4/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Ada sejumlah besar bukti bahwa ini berasal dari laboratorium di Wuhan," kata Pompeo kepada ABC dalam acara This Week, mengacu pada virus corona yang muncul akhir tahun lalu di China.

Pompeo kemudian secara singkat membantah pernyataan agen mata-mata top AS pada pekan lalu yang mengatakan, virus corona tampaknya tidak dibuat oleh manusia atau dimodifikasi secara genetis.

Baca Juga: Mulai 12 Mei longgarkan pembatasan, kasus corona di Singapura dekati 19.000

Pernyataan itu melemahkan teori konspirasi yang dipromosikan oleh aktivis anti-China dan beberapa pendukung Presiden Donald Trump yang menuding virus corona di laboratorium senjata biologis Pemerintah China.

“Para ahli terbaik sejauh ini tampaknya berpikir itu buatan manusia. Saya tidak punya alasan untuk tidak mempercayai hal itu pada saat ini,” kata Pompeo.

Ketika wartawan menunjukkan mengenai kesimpulan dari badan intelijen AS, Pompeo melunak dan mengatakan, “Saya telah melihat apa yang dikatakan komunitas intelijen. Saya tidak punya alasan untuk percaya bahwa mereka salah".


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×