Inggris Setujui Vaksin Moderna yang Menargetkan Varian Omicron

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:05 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Inggris Setujui Vaksin Moderna yang Menargetkan Varian Omicron

ILUSTRASI. Inggris menyetujui vaksin Moderna yang menargetkan varian Omicron. ANTARA FOTO/Stenly.


KONTAN.CO.ID - LONDON. Regulator obat Inggris menyatakan pada Senin (15/8), telah menyetujui vaksin Moderna yang diperbarui untuk melawan virus corona yang menargetkan varian Omicron.

Mengutip Channel News Asia, Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan Inggris (MHRA) mengatakan dalam sebuah pernyataan, telah menyetujui vaksin untuk dosis booster dewasa "setelah memenuhi standar keamanan, kualitas, dan efektivitas regulator Inggris".

Vaksin Moderna itu adalah vaksin Covid-19 "bivalen" pertama yang mendapat persetujuan regulator Inggris.

Kepala Eksekutif MHRA June Raine menjelaskan, data dari uji klinis menunjukkan, vaksin Moderna tersebut mendorong "respons kekebalan yang kuat" terhadap virus corona asli dan varian Omicron.

Dan, akan memberikan "alat yang diasah di gudang senjata kami" karena virus terus berkembang.

Baca Juga: Aturan Terbaru Syarat Perjalanan Dalam Negeri, Belum Vaksin Booster Wajib Tes PCR

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan dalam sebuah pernyataan, perusahaan biotek asal AS ini "senang" dengan keputusan MHRA tersebut, "otorisasi pertama dari vaksin bivalen yang mengandung Omicron".

Setengah dari vaksin Moderna, yang disebut Spikevax bivalent Original/Omicron, menargetkan virus corona asli pada 2020 dan setengahnya subvarian Omicron BA.1.

Hanya, MHRA menyebutkan, vaksin Moderna juga menghasilkan "respons yang baik" terhadap dua subvarian Omicron, BA.4 dan BA.5, yang telah mendorong gelombang kasus Covid-19 baru di Eropa dan Amerika Serikat.

Vaksin Moderna tersebut memiliki efek samping "ringan" yang sama dengan vaksin Moderna asli, MHRA menambahkan.

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru