kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,36   10,57   1.05%
  • EMAS980.000 -0,81%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Ini tiga saham Warren Buffet yang layak dibeli pada bulan Oktober 2019


Selasa, 15 Oktober 2019 / 09:01 WIB
Ini tiga saham Warren Buffet yang layak dibeli pada bulan Oktober 2019


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bulan Oktober adalah waktu yang tepat untuk membeli saham Warren Buffett.  Akan tetapi, pertanyaannya, saham Buffett mana yang merupakan pilihan terbaik untuk dibeli saat ini?

Melansir situs investasi The Motley Fool, berikut tiga saham Warren Buffett yang layak dilirik investor:

1. Amazon

Meskipun Berkshire Hathaway mengungkapkan pada bulan Mei bahwa mereka telah mulai membeli saham Amazon pada kuartal pertama tahun 2019, raksasa internet itu bukan pilihan pribadi Buffett. Namun, manajer investasi Berkshire Todd Combs dan Ted Weschler lah yang memilih untuk terjun langsung ke Amazon. Buffett mungkin senang mereka melakukannya. Sebab, Amazon dengan mudah mengungguli saham Berkshire Hathaway sejauh ini di 2019.

Baca Juga: Selisih kekayaan Jeff Bezos dan Bill Gates kian menipis

Amazon masih merupakan pilihan yang bagus bagi investor yang ingin menjadi miliarder. Bisnis e-commerce perusahaan ini terus mendominasi pasar, berkat layanan Amazon Prime yang sangat melekat dengan masyarakat. Layanan Web Amazon telah menjadi raksasa mutlak dalam ruang komputasi awan. Operasi ini menghasilkan banyak uang tunai untuk Amazon setiap harinya.

Amazon menggunakan uang tunai itu untuk berinvestasi dalam memicu pertumbuhan yang lebih besar lagi. Beragam gadget baru Amazon semakin menguatkan posisinya di arena teknologi rumah pintar. Twitch, sebuah perusahaan streaming video yang diakuisisi Amazon lima tahun lalu, mungkin akan merilis program baru ke YouTube. Dan, sepertinya, dalam waktu yang tak lama lagi, perusahaan disinyalir akan mulai mengirimkan paket melalui drone, setidaknya ke daerah pinggiran kota.

Baca Juga: Trending topics: Prediksi pasar saham jatuh ala Warren Buffet, pasar emas gugup

2. Apple

Berkshire ikut mencicipi Apple beberapa tahun lalu. Sebelumnya pada tahun 2019, Buffett menyatakan dalam sebuah wawancara, saham Apple terlalu mahal. Oracle of Omaha tidak selalu benar. Lihat saja, sejak komentar Buffett tersebut, saham Apple telah melonjak lebih dari 35%.

Apakah Apple terlalu mahal untuk dibeli oleh investor reguler sekarang? Tidak. Satu hal yang pasti, saham Apple saat ini tengah diperdagangkan dengan harga diskon ke pasar saat ini. Bahkan yang lebih baik lagi, perusahaan mengklaim cadangan uang tunai mereka mendekati US$ 95 miliar. Jika Anda mendukung angka itu, nilai kapitalisasi market Apple akan lebih menarik.

Baca Juga: Forbes rilis 400 orang terkaya Amerika 2019, Jeff Bezos mempertahankan posisinya

Lebih penting kinerja Apple sangat menjanjikan. Misalnya saja, pesanan untuk iPhone 11 baru tampaknya kuat. Perusahaan berencana untuk meluncurkan smartphone versi 5G pada tahun 2020. Ini merupakan  sebuah langkah yang benar-benar dapat meningkatkan penjualan perusahaan. Apple juga dikabarkan berniat untuk meluncurkan kacamata augmented reality pertamanya awal tahun depan, yang berpotensi membuka ke pasar baru yang cukup besar.


3. Mastercard

Mastercard adalah saham lain yang dikempit Buffett selama bertahun-tahun yang lalu. Saham ini menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam portofolio Berkshire tahun ini, di mana sahamnya sudah melonjak lebih dari 45%.

Apple sendiri memiliki peran dalam kesuksesan Mastercard pada tahun 2019, di mana, perusahaan-perusahaan bekerja sama untuk menawarkan kartu kredit bermerek Apple Card. Investor juga senang dengan langkah besar Mastercard ke bisnis  cryptocurrency. 

Mastercard memiliki dua hal yang sangat disukai Buffett: parit yang kuat dan prospek pertumbuhan yang hebat. 

Baca Juga: Kisah unik CEO Bank of America ditelpon Warren Buffett untuk bicara investasi

Favorit Buffett

Cukup jelas mana dari tiga saham ini yang menjadi favorit Buffett. Kepemilikan Berkshire di Apple lebih banyak 37 kali dibandingkan di Amazon atau Mastercard.

Namun, Buffett selalu menjadi penggemar berat saham layanan keuangan. Dia tentu harus menyukai kontribusi yang dibuat Mastercard terhadap kinerja portofolio Berkshire selama beberapa tahun terakhir. Dan meskipun Buffett tidak memilih Amazon secara pribadi, di masa lalu dia mengakui "kebodohannya" karena tidak membeli stok teknologi bertahun-tahun yang lalu.

Baca Juga: MacKenzie, mantan istri Jeff Bezos menjadi orang terkaya ke-15 di daftar Forbes 400

Ketiga saham ini memenuhi sebagian besar prinsip investasi yang diikuti Warren Buffett. Secara khusus, mereka semua memiliki tim manajemen yang baik dan memiliki model bisnis yang akan bertahan dalam ujangka panjang. Mungkin yang paling penting dari prinsip-prinsip ini untuk investor yang membeli Amazon, Apple, dan / atau Mastercard pada bulan Oktober, adalah memiliki pola pikir jangka panjang. Itu menjadi rahasia terbesar kesuksesan Buffett. Dan itu dapat pula membantu Anda mencapai kesuksesan investasi juga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×