kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,90   0,60   0.08%
  • EMAS934.000 0,32%
  • RD.SAHAM 0.24%
  • RD.CAMPURAN 0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Investor Gojek, KKR & Co beli 2,3% saham Jio Platform India senilai US$ 1,5 miliar


Minggu, 24 Mei 2020 / 21:08 WIB
Investor Gojek, KKR & Co beli 2,3% saham Jio Platform India senilai US$ 1,5 miliar
ILUSTRASI. Trading information for KKR & Co is displayed on a screen on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., August 23, 2018. REUTERS/Brendan McDermid

Sumber: Forbes | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. KKR & Co membeli saham Jio Platforms milik Ambani Reliance Industries Ltd yang dijalankan oleh miliarder Mukesh Ambani. KKR membeli 113,7 miliar rupee (US$ 1,5 miliar) untuk 2,3% saham di Jio Platforms, dengan menjadi investor kelima dalam sebulan ini.

Jio Platforms memiliki sejumlah merek di bawahnya termasuk bisnis telekomunikasi Reliance Jio yang telah berkembang pesat berkat harga yang kompetitif untuk menjadi operator seluler nomor satu di India berdasarkan pendapatan dan basis pelanggan.

Baca Juga: Nadiem Makarim masih punya saham Gojek, ini nilai total kekayaannya

Raksasa minyak dan gas Reliance Industries mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat. "Kesepakatan itu juga merupakan investasi terbesar KKR di Asia," kata Reliance Industries dalam keteranganya, dikutip www.forbes.com, Minggu (24/5).

Ambani, yang menjabat sebagai ketua dan direktur pelaksana Industri Reliance, meraih pendapatan US$ 10,3 miliar dalam satu bulan dari penjualan sekitar 17% dari Jio Platforms. Pada hari Jumat, Ambani memiliki kekayaan bersih sekitar US$ 53 miliar, menjadikannya orang terkaya di Asia.

Investasi Jio tepat satu bulan yang lalu, pada 22 April, ketika raksasa jejaring sosial Facebook setuju untuk mengakuisisi hampir 10% untuk US$ 5,7 miliar. Sejak itu, tiga perusahaan ekuitas swasta AS berinvestasi di Jio.

Yakni Silver Lake Partners membeli lebih dari 1% seharga  US$ 748 juta, Vista Equity Partners membayar US$ 1,5 miliar untuk 2,3% saham dan General Atlantic mengakuisisi 1,3% saham seharga US$ 870 juta.

Ambani mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia senang memiliki KKR sebagai mitra dalam melanjutkan untuk menumbuhkan dan mengubah ekosistem digital India untuk kepentingan semua orang India. "KKR berbagi tujuan ambisius kami membangun masyarakat digital utama di India," ujar Ambani.

Henry Kravis, salah seorang pendiri dan co-chief executive KKR menyatakan, beberapa perusahaan memiliki potensi untuk mengubah ekosistem digital suatu negara dengan cara yang dilakukan Jio Platforms di India, dan berpotensi di seluruh dunia.

Baca Juga: NSW Resource Regulator nilai tambang Mount Pleasant bermasalah

"Kami berinvestasi di balik momentum Jio Platform yang mengesankan, inovasi kelas dunia, dan tim kepemimpinan yang kuat," tambah Kravis, yang memiliki kekayaan US$ 5,7 miliar.

Asal tahu saja KKR, yang telah berinvestasi di India sejak 2006, mengelola beberapa kelas aset alternatif, termasuk ekuitas swasta, energi, infrastruktur, dan real estat.

Perusahaan ini telah menginvestasikan lebih dari US$ 30 miliar di lebih dari 20 perusahaan teknologi, termasuk ByteDance, pemilik Cina aplikasi video pendek TikTok, dan perusahaan pemula Gojek di Indonesia.

KKR akan berinvestasi di Jio melalui ekuitas swasta Asia dan dana teknologi pertumbuhan.

 




TERBARU

[X]
×