kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Iran ancam menaikkan ekspor minyak


Sabtu, 07 Maret 2015 / 11:13 WIB
Iran ancam menaikkan ekspor minyak
ILUSTRASI. Simak jadwal terbaru KRL Solo-Jogja, Sabtu-Minggu, hari ini, 23-24 September 2023


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Uji Agung Santosa

ANKARA. Iran mengancam akan menaikkan volume ekspor minyak mentah jika sanksi barat atas program nuklir Iran tidak dicabut.

Meski Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa memberlakukan sanksi di tahun 2012, beberapa negara masih membeli minyak mentah dari Iran. Lima negara yakni China, India, Jepang, Korea Selatan dan Turki membeli minyak mentah Iran sebanyak 1 juta-1,2 juta barel per hari, setengah dari sebelum diberlakukannya sanksi.

"Dengan menjual lebih banyak minyak mentah, kami bertujuan mengamankan posisi Iran di pasar minyak dan meningkatkan pangsa pasar kami," ujar Mohsen Ghamsari, Head of International Affairs National Iranian Oil seperti dikutip Reuters.

Harga minyak brent naik menjadi US$ 61 barel pada hari Jumat karena pertempuran di Libya dan Irak memicu kekhawatiran produksi. Sedangkan, pedagang menutup mata pada perundingan nuklir Iran yang bisa membawa lebih banyak pasokan ke pasar dunia.




TERBARU

[X]
×