Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Otoritas Selat Hormuz Iran menyatakan pada Jumat bahwa pihaknya akan menghapus biaya yang direncanakan untuk penggunaan selat tersebut selama masa negosiasi 60 hari dalam kerangka nota kesepahaman yang ditandatangani dengan Amerika Serikat pekan ini.
Badan tersebut mengatakan bahwa kapal yang ingin melintas di Selat Hormuz selama masa berlaku perjanjian sementara harus mengajukan permintaan transit setidaknya 48 jam sebelum kedatangan.
Baca Juga: Harga Minyak Brent Anjlok 9% dalam Sepekan, Kesepakatan Iran AS Picu Surplus Pasokan
Dalam pemberitahuannya, Persian Gulf Strait Authority menyebutkan bahwa Iran akan membebaskan biaya untuk layanan keamanan, keselamatan, lingkungan, serta asuransi terkait selama periode tersebut.
Namun, kapal tetap diwajibkan berkoordinasi terlebih dahulu mengenai rute dan waktu pelayaran, mengingat adanya wilayah yang terdampak ranjau dan demi menjamin keselamatan navigasi.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi global, sehingga setiap perubahan aturan transit di kawasan tersebut memiliki dampak penting terhadap arus minyak dan stabilitas pasar energi dunia.













