kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Iran Menyita Kapal Tanker Minyak Kedua dalam Seminggu di Teluk


Kamis, 04 Mei 2023 / 14:02 WIB
Pesawat serang cepat dari Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran mengerumuni kapal tanker minyak Niovi berbendera Panama saat transit di Selat Hormuz dari Dubai ke pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Sekitar seperlima dari minyak mentah dan produk minyak dunia melewati Selat Hormuz, titik tersedak antara Iran dan Oman, menurut data dari perusahaan analitik Vortexa.

"Aktivitas militer yang meningkat dan ketegangan geopolitik di wilayah ini terus menimbulkan ancaman serius bagi kapal komersial," kata daftar bendera Kepulauan Marshall dalam sebuah penasehat pada hari Selasa.

"Terkait dengan ancaman ini adalah potensi kesalahan perhitungan atau kesalahan identifikasi, yang dapat mengarah pada tindakan agresif."

Baca Juga: Perusahaan Transportasi Terbesar Rusia Mengalihkan Jalinan Bisnis ke Kawasan Asia

Sejak 2019, telah terjadi serangkaian serangan terhadap pelayaran di perairan Teluk yang strategis pada saat terjadi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington untuk menghidupkan kembali pakta nuklir Iran tahun 2015 dengan kekuatan dunia telah terhenti sejak September karena berbagai masalah, termasuk tindakan keras Republik Islam terhadap protes populer, penjualan drone Teheran ke Rusia dan percepatan program nuklirnya.




TERBARU

[X]
×