kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Istana Buckingham Berdiskusi dengan Pihak Berwenang AS Pasca Penembakan di Washington


Minggu, 26 April 2026 / 19:42 WIB
Istana Buckingham Berdiskusi dengan Pihak Berwenang AS Pasca Penembakan di Washington
ILUSTRASI. Istana Buckingham berdiskusi dengan pihak berwenang AS untuk menentukan apakah penembakan di AS mempengaruhi rencana kunjungan Raja Charles ke AS. (NULL/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Istana Buckingham mengatakan akan berdiskusi dengan pihak berwenang AS pada hari Minggu untuk menentukan apakah penembakan di makan malam yang dihadiri oleh Presiden Donald Trump akan memengaruhi perencanaan kunjungan kenegaraan Raja Charles ke AS minggu ini.

Asal tahu saja, Trump dievakuasi dari acara makan malam koresponden Gedung Putih oleh agen Secret Service pada hari Sabtu setelah seorang pria melepaskan tembakan ke arah petugas keamanan di dekatnya, dan pihak berwenang menduga penembakan itu kemungkinan besar menargetkan dirinya dan para pejabat pemerintahan, kata Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche.

Blanche menambahkan bahwa ia yakin Raja Charles akan aman selama kunjungan minggu ini ke Amerika Serikat.

Baca Juga: Kronologi Penembakan di Washington: Trump Dievakuasi, Pelaku Berniat Serang Pejabat

Seorang juru bicara istana mengatakan Charles terus diberi informasi lengkap tentang perkembangan dan merasa lega bahwa Trump, istrinya, dan semua tamu tidak terluka.

"Sejumlah diskusi akan berlangsung sepanjang hari untuk membahas dengan kolega AS dan tim kami masing-masing sejauh mana peristiwa Sabtu malam dapat atau tidak dapat memengaruhi perencanaan operasional untuk kunjungan tersebut," kata juru bicara itu seperti dilansir Reuters, Minggu (26/4/2026).

Charles dan istrinya, Camilla, juga secara pribadi telah menghubungi Trump dan istrinya - Ibu Negara Melania Trump - untuk menyampaikan simpati mereka, menurut sebuah sumber istana.

Pasangan kerajaan dijadwalkan tiba di Amerika Serikat pada hari Senin untuk perjalanan empat hari yang mencakup pertemuan pribadi dengan Trump dan pidato di Kongres, menandai 250 tahun sejak deklarasi kemerdekaan AS dari pemerintahan Inggris.

Baca Juga: Harapan Perdamaian AS-Iran Memudar Setelah Trump Membatalkan Perundingan

Menteri senior Inggris Darren Jones mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa pemerintah akan tetap bekerja sama erat dengan dinas keamanan AS menjelang kunjungan Charles dan bahwa diskusi ekstensif yang sudah berlangsung akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

"Sehubungan dengan kunjungan Yang Mulia ke Amerika Serikat minggu depan ... dinas keamanan kami jelas tetap bekerja sama erat sebelum itu," kata Jones kepada Sky News.

Kunjungan ini terjadi ketika pemerintah Perdana Menteri Keir Starmer berharap perjalanan raja akan membantu memperkuat "hubungan khusus" AS-Inggris setelah ketegangan diplomatik baru-baru ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×