kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.170   199,06   2,86%
  • KOMPAS100 991   32,85   3,43%
  • LQ45 724   22,52   3,21%
  • ISSI 256   6,31   2,53%
  • IDX30 395   12,43   3,25%
  • IDXHIDIV20 483   10,98   2,33%
  • IDX80 111   3,52   3,26%
  • IDXV30 132   1,94   1,49%
  • IDXQ30 128   3,52   2,83%

Jurnalis AS yang Diculik di Irak Dibebaskan, Washington Pastikan Evakuasi Aman


Rabu, 08 April 2026 / 08:42 WIB
Jurnalis AS yang Diculik di Irak Dibebaskan, Washington Pastikan Evakuasi Aman
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (via REUTERS/Brendan Smialowski)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Seorang jurnalis Amerika Serikat yang diculik di Irak Shelly Kittleson, telah dibebaskan oleh kelompok bersenjata Irak yang berafiliasi dengan Iran, Kataib Hezbollah, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Selasa (7/4/2026).

Melansir Reuters, Kittleson sebelumnya diculik di Baghdad pada akhir Maret. Rubio menyatakan bahwa sejumlah pihak, termasuk Pentagon, Federal Bureau of Investigation (FBI), serta Dewan Yudisial Tertinggi Irak, turut membantu proses pembebasannya.

Baca Juga: Korea Utara Luncurkan Rudal, Redam Harapan Diplomasi dengan Korea Selatan

“Kami lega warga Amerika ini kini telah bebas dan sedang bekerja untuk memastikan keberangkatannya dari Irak berlangsung aman,” ujar Rubio.

Sebelumnya, Kataib Hezbollah menyatakan akan membebaskan Kittleson dengan syarat ia segera meninggalkan Irak.

Pembebasan ini terjadi setelah upaya intensif dari pemerintah Irak dan sejumlah tokoh Syiah berpengaruh yang memberikan tekanan kepada kelompok milisi tersebut, menurut sumber pemerintah yang mengetahui situasi tersebut.

Media Timur Tengah Al-Monitor menyebut Kittleson merupakan jurnalis lepas asal AS yang berbasis di Roma dan telah meliput berbagai konflik di kawasan.

Sebuah video yang diklaim memperlihatkan Kittleson beredar di media sosial yang dekat dengan Kataib Hezbollah.

Baca Juga: ICE Tembak Pria yang Diduga Coba Tabrak Petugas di California AS

Dalam video tersebut, seorang perempuan yang mengaku sebagai Kittleson terlihat berbicara dalam bahasa Inggris di depan kamera.

Namun, Reuters belum dapat memverifikasi keaslian maupun waktu pengambilan video tersebut.

Kasus ini mengingatkan pada penculikan sebelumnya terhadap mahasiswa pascasarjana Israel-Rusia dari Universitas Princeton, Elizabeth Tsurkov, yang juga diculik oleh kelompok yang sama saat melakukan riset di Irak pada 2023 dan baru dibebaskan pada 2025.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×