kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Stellantis Siapkan Mobil Listrik Kecil dan Murah, Siap Kuasai Pasar Entry Level


Selasa, 19 Mei 2026 / 16:29 WIB
Stellantis Siapkan Mobil Listrik Kecil dan Murah, Siap Kuasai Pasar Entry Level
ILUSTRASI. Stellantis berencana meluncurkan kategori baru kendaraan listrik jenis full electric vehicle (REUTERS/STELLANTIS)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - MILAN. Stellantis berencana meluncurkan kategori baru kendaraan listrik jenis full electric vehicle (EV) berukuran kecil dan berbiaya rendah. Ini menjadi upaya Stellantis menghidupkan kembali segmen mobil entry-level Eropa yang menyusut dan sektor manufaktur yang sedang lesu.

Produsen otomotif pemilik merek Fiat, Opel, dan Citroen ini mengatakan, produksi E-Car yang terjangkau, compact, dan sepenuhnya listrik akan dimulai pada 2028. Produksi dilakukan di pabrik Pomigliano d'Arco di Italia, dengan potensi volume produksi yang signifikan.

Reuters melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui rencana ini, unit kendaraan full EV entry-level ini akan dihargai sekitar € 15.000, sekitar Rp 305,46 juta, per unit.

Baca Juga: Berkshire Hathaway Tambah Saham Delta, Kurangi Kepemilikan di Amazon hingga Visa

Persaingan di segmen entry-level ini kemungkinan tidak akan terlalu ketat. Sebab, para produsen mobil belakangan telah meninggalkan model entry-level berbiaya rendah.

Alasannya, peningkatan biaya yang terkait dengan elektrifikasi dan peraturan keselamatan. Selain itu mobil berukuran sedang dan besar memberikan margin yang lebih tinggi, sehingga produsen lebih banyak masuk ke sana.

Stellantis akan memanfaatkan kemitraan dalam memproduksi unit ini untuk menekan biaya dan mempercepat pengembangan. Dalam pernyataan resmi, Selasa (19/5/2026), Stellantis akan membantu mendukung lapangan kerja manufaktur lokal dengan pengembangan ini.

Baca Juga: Malaysia Tuntut Ganti Rugi US$251,76 Juta ke Norwegia Usai Pembatalan Sistem Rudal

CEO Stellantis Antonio Filosa mengatakan, tujuan ekspansi ini adalah untuk memanfaatkan permintaan kendaraan kecil dan bergaya yang dibuat di Eropa untuk pasar Eropa. Mobil entry-level ini direncanakan hadir untuk berbagai merek.

Stellantis berpendapat, Eropa membutuhkan generasi baru kendaraan kecil yang sederhana dan hemat biaya, seperti mobil kei di Jepang.

Mobil kei adalah kendaraan perkotaan yang secara tradisional dijual di Jepang dengan batasan ukuran dan mesin. Mobil jenis ini biasanya menikmati biaya pajak dan asuransi yang lebih rendah.

Serikat pekerja Italia menyambut baik pengumuman tersebut. Dalam sebuah pernyataan, serikat pekerja mengatakan produksi baru ini pada akhirnya akan memungkinkan pabrik tersebut mencapai lapangan kerja penuh.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×