kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jack Dorsey Mendirikan Dana Pertahanan Hukum Bitcoin untuk Melindungi Para Pengembang


Kamis, 13 Januari 2022 / 12:44 WIB
Jack Dorsey Mendirikan Dana Pertahanan Hukum Bitcoin untuk Melindungi Para Pengembang
ILUSTRASI. Jack Dorsey mendirikan Dana Pertahanan Hukum Bitcoin untuk melindungi para pengembang.


Sumber: Cointelegraph | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Mantan CEO Twitter Jack Dorsey pada Rabu (12/1) mengumumkan rencana untuk membentuk Dana Pertahanan Hukum Bitcoin, sebuah badan yang akan memberikan perlindungan hukum bagi para pengembang Bitcoin.

Dilansir dari Cointelegraph, Dorsey akan dibantu oleh salah satu pendiri Chaincode Labs Alex Morcos dan Martin White. Mereka juga merupakan akademisi di University of Sussex.

Pengumuman mengenai pembentukan Bitcoin Legal Defense Fund atau Dana Pertahanan Hukum Bitcoin ini disampaikan Dorsey melalui milis yang dikirimkan kepada para pengembang Bitcoin, langsung dari alamat e-mail yang tampaknya milik Dorsey.

Secara umum, Dorsey menyampaikan, Dana Pertahanan Hukum Bitcoin akan membantu memberikan perlindungan hukum bagi para pengembang Bitcoin yang saat ini menjadi subjek litigasi multi-front.

Badan tersebut akan dijalankan oleh tim sukarelawan dan pengacara paruh waktu.

Baca Juga: Jack Dorsey dan Elon Musk Cemas Soal Web3, Sedang Hangat di Dunia Kripto

"Tujuan utama badan ini adalah untuk membela pengembang dari tuntutan hukum terkait aktivitas mereka di ekosistem Bitcoin, termasuk menemukan dan mempertahankan penasihat hukum, mengembangkan strategi litigasi, dan membayar tagihan hukum," bunyi pesan yang Dorsey kirim, seperti dikutip Cointelegraph.

Dana Pertahanan Hukum Bitcoin digambarkan sebagai entitas nirlaba yang bertujuan untuk meminimalkan gangguan hukum yang mencegah pengembang perangkat lunak untuk secara aktif mengembangkan Bitcoin dan proyek terkait.

Disampaikan pula bahwa proyek pertama badan tersebut adalah mengambil alih pertahanan yang ada atas Tulip Trading Lawsuit milik Ramona Ang, terhadap pengembang karena dugaan pelanggaran atas akses ke kekayaan Bitcoin.

Sejak mengundurkan diri dari kursi CEO Twitter pada November tahun lalu lalu, Dorsey kini semakin aktif di dunia Bitcoin.

Dorsey juga membentuk Square, yang kini beralih nama menjadi Block, sebuah perusahaan digital yang mencakup aplikasi pembayaran Square, layanan pembayaran peer-to-peer Cash App, platform streaming musik Tidal, dan pengembang cryptocurrency eksperimental TBD54566975.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×