kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Jack Ma hilang? Ini kabar terbaru dari pendiri Alibaba tersebut


Rabu, 06 Januari 2021 / 07:42 WIB
ILUSTRASI. Jack Ma hilang? Ini kabar terbaru dari pendiri Alibaba tersebut. REUTERS/Yuya Shino/File Picture


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Beijing. Taipan dan pendiri Alibaba, Jack Ma (56) menjadi trending belakangan ini. Pasalnya, sudah 2 bulan Jack Ma tak muncul di hadapan publik pasca kritiknya terhadap pemerintah China. Walhasil ada spekulasi Jack Ma dipenjara atau bahkan diasingkan. Benarkah Jack Ma telang hilang?

Jurnalis CNBC David Faber memberitakan Jack Ma tidak hilang. Melansir CNBC, sebuah laporan berspekulasi tentang keberadaan Jack Ma pada Selasa (5/1/2021).

Jack Ma tidak hilang, menurut sumber yang mengetahui masalah itu. "Dia tidak muncul, tapi dia tidak hilang," kata Faber, "Dan akan terjadi dalam beberapa waktu."

Laporan itu tidak memberikan informasi detail tentang keberadaan Jack Ma. Padahal, istilah 'tidak muncul' dalam literasi China memiliki banyak makna, salah satunya bisa berarti menjadi 'tahanan rumah', lapor New York Post.

Baca juga: Jangan melakukan tes swab / rapid test antigen sendiri, ini risikonya

Meski begitu, Partai Komunis China juga telah mengonfirmasi kabar tersebut, lapor seseorang yang mengaku bagian dari partai. Jack Ma yang pernah menjadi guru bahasa Inggris itu juga tidak sedang mengalami konflik hukum.

Dilansir dari Sky News, seorang konsultan bisnis di Shanghai, Shaun Rein mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan manajer Alibaba dan orang-orang yang kenal baik dengan Jack Ma. Menurut keterangan mereka, Rein dikabarkan bahwa Jack Ma tidak sedang berada dalam konflik hukum. "Mereka menamparnya. Dia telah belajar [dari kesalahannya] dan itulah [jawaban] mengapa dia diam selama 2 bulan terakhir."

Rein yang juga mendirikan China Market Research Group menambahkan, "Beberapa temannya mengatakan pada saya bahwa mereka tidak percaya betapa bodohnya dia."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×