kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Putin Kecam Pembunuhan Khamenei, Sebut Langgar Hukum Internasional


Minggu, 01 Maret 2026 / 18:01 WIB
Putin Kecam Pembunuhan Khamenei, Sebut Langgar Hukum Internasional


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan anggota keluarganya sebagai tindakan “sinis” yang melanggar norma kemanusiaan dan hukum internasional.

Dalam nota belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang dirilis Kremlin pada Minggu (1/3/2026), Putin menyampaikan kecaman keras atas insiden tersebut.

“Mohon terima belasungkawa terdalam saya sehubungan dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Seyed Ali Khamenei, dan anggota keluarganya, yang dilakukan dengan pelanggaran sinis terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional,” demikian isi pernyataan Putin.

Baca Juga: OPEC+ Bahas Kenaikan Produksi di Tengah Gangguan Pasokan Akibat Perang Iran

Putin menyatakan Khamenei akan dikenang di Rusia sebagai negarawan terkemuka yang berkontribusi besar dalam mempererat hubungan persahabatan Rusia–Iran hingga mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif.

Ia juga meminta agar simpati dan dukungannya disampaikan kepada keluarga Khamenei, pemerintah, serta seluruh rakyat Iran.

Korea Utara Kecam Serangan

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengecam serangan Israel terhadap Iran serta operasi militer Amerika Serikat sebagai “agresi ilegal” dan pelanggaran kedaulatan nasional.

Baca Juga: Kapal Tanker Dihantam Serangan di Lepas Pantai Oman, Empat Awak Luka

Pernyataan tersebut dilaporkan oleh media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) pada Minggu.

Kecaman dari Moskow dan Pyongyang menambah dimensi geopolitik dalam eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.




TERBARU

[X]
×