Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, dilaporkan akan mengumpulkan dana sekitar CNY 50 miliar yuan (sekitar US$ 7,4 miliar) dalam putaran pendanaan pertamanya, dengan investor utama termasuk Tencent Holdings dan CATL, menurut sumber yang mengetahui masalah ini.
Jika berhasil, valuasi perusahaan pasca-investasi diperkirakan berada di kisaran CNY 350 miliar– CNY 400 miliar (US$ 52 miliar – US$ 59 miliar), menegaskan posisi DeepSeek sebagai salah satu juara AI nasional China yang mulai mencuri perhatian global. Model-model AI DeepSeek, V3 dan R1, mendapat pujian luas di Silicon Valley pada akhir tahun lalu, menantang asumsi soal kemampuan AI Tiongkok.
Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, telah menyumbangkan CNY 20 miliar dari dana pribadinya. Tencent diperkirakan akan menanamkan CNY 10 miliar, sementara CATL CNY 5 miliar, menjadikan kedua perusahaan tersebut investor eksternal terbesar dalam putaran ini.
Baca Juga: EBRD Proyeksi Ekonomi Negara Berkembang Melambat, Ini Penyebabnya
Selain itu, DeepSeek sedang berunding dengan Dana Nasional AI China, pengembang gim NetEase, dan e-commerce raksasa JD.com. Total investor dalam putaran ini diperkirakan kurang dari sepuluh pihak.
Langkah ini menegaskan upaya China membangun industri AI yang lebih mandiri, termasuk infrastruktur energi yang mendukung model-model AI. CATL, yang dikenal sebagai pemasok utama baterai kendaraan listrik, kini mengeksplorasi pusat data AI, menawarkan solusi energi dan penyimpanan untuk mendukung permintaan daya yang besar.
Tencent sendiri telah mempromosikan model AI Hunyuan, tetapi tertinggal dari pemimpin pasar domestik seperti Doubao milik ByteDance dan DeepSeek. Kemitraan lebih erat dengan DeepSeek diharapkan membantu Tencent mengejar ketertinggalan dari rival seperti Alibaba, yang fokus pada model Qwen AI.
DeepSeek diperkirakan menyelesaikan putaran pendanaan ini dalam beberapa minggu mendatang. Investor lain yang disebut terlibat termasuk IDG Capital yang berbasis di Hong Kong dan Monolith Capital. Sampai saat ini, DeepSeek belum mengumumkan rencana untuk penawaran saham perdana (IPO).













