Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Final Piala Dunia 2026 akan berlangsung Senin 21 Juli menjelang subuh waktu Indonesia. Sebelum pertandingan final antara Timnas Spanyol dan Argentina, chatbot berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sudah menentukan juaranya.
Sejumlah chatbot AI kompak menjagokan Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026. Dari enam chatbot AI populer yang diuji, empat di antaranya memprediksi Tim Matador akan mengangkat trofi juara dunia.
Pengujian dilakukan dengan memberikan pertanyaan yang sama kepada enam chatbot AI, yakni ChatGPT, Perplexity, Grok, DeepSeek. Pertanyaan yang diajukan adalah prediksi dua tim yang akan melaju ke final Piala Dunia 2026 beserta tim yang akan keluar sebagai juara.
Hasilnya, ChatGPT, Perplexity, Grok, dan DeepSeek sama-sama memilih Spanyol sebagai kampiun Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Starbucks Menang Gugatan Investor Terkait Tuduhan Menyembunyikan Penurunan Penjualan
ChatGPT menilai Spanyol memiliki modal kuat sebagai favorit juara berkat status juara Euro 2024, regenerasi pemain yang berjalan baik, serta performa yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Prediksi serupa juga diberikan Perplexity. Chatbot berbasis mesin pencari AI tersebut menilai Spanyol memiliki peluang terbesar untuk meraih gelar juara dunia pada edisi 2026.
Adapun Grok besutan xAI menempatkan Spanyol sebagai favorit utama berdasarkan performa terkini serta hasil simulasi dari berbagai lembaga analisis sepak bola.
Sementara DeepSeek menilai keseimbangan skuad, kualitas pemain muda, serta konsistensi penampilan menjadi faktor utama yang membuat Spanyol layak difavoritkan.
Di sisi lain, Claude dan Gemini memiliki pandangan berbeda. Kedua chatbot AI tersebut lebih menjagokan Perancis untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Berikut prediksi enam chatbot AI terkait final dan juara Piala Dunia 2026:
- ChatGPT: Spanyol vs Perancis (Juara: Spanyol)
- Perplexity: Spanyol vs Perancis (Juara: Spanyol)
- Grok: Spanyol vs Perancis (Juara: Spanyol)
- DeepSeek: Spanyol vs Perancis (Juara: Spanyol)
Tonton: Skandal Korupsi dan Skandal Seks Meluas di Lingkaran Elit China Xi Jinping Sibuk Bersih Bersih
Prediksi mayoritas chatbot AI tersebut sejalan dengan hasil simulasi yang dilakukan EA Sports FC 26. Perusahaan pengembang gim sepak bola tersebut juga menjagokan Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026.
EA Sports sebelumnya cukup dikenal karena berhasil memprediksi empat juara Piala Dunia secara beruntun, yakni Spanyol pada 2010, Jerman pada 2014, Perancis pada 2018, dan Argentina pada 2022.
Selain itu, perusahaan analisis olahraga Opta melalui simulasi superkomputernya juga menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 dengan peluang sekitar 15%-16%, unggul tipis dari Perancis dan Argentina.
Meski demikian, tidak semua model statistik menghasilkan prediksi yang sama. Simulasi yang dikembangkan peneliti dari University of Reading justru menempatkan Argentina sebagai kandidat juara terkuat.
Perbedaan hasil prediksi tersebut menunjukkan bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 masih sangat terbuka. Berbagai faktor seperti cedera pemain, hasil undian babak gugur, performa selama turnamen, hingga kejutan dari tim nonunggulan berpotensi mengubah peta persaingan.
Pada akhirnya, prediksi chatbot AI maupun model statistik hanyalah gambaran berdasarkan data yang tersedia saat ini. Hasil di lapangan tetap menjadi penentu siapa yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/16/10010027/ai-jagokan-spanyol-juara-piala-dunia-2026-ini-prediksi-6-chatbot-populer.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
