kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Jerman Minta Kepastian Perjanjian Dagang UE-AS Usai Putusan Tarif Mahkamah Agung AS


Jumat, 20 Februari 2026 / 23:58 WIB
Diperbarui Sabtu, 21 Februari 2026 / 00:05 WIB
Jerman Minta Kepastian Perjanjian Dagang UE-AS Usai Putusan Tarif Mahkamah Agung AS
Kapal kontainer di di pelabuhan Hamburg, Jerman, 8 Februari 2025. (REUTERS/Fabian Bimmer)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Federasi industri Jerman, Bundesverband der Deutschen Industrie (BDI), meminta Uni Eropa segera meminta kepastian dari Amerika Serikat terkait dampak putusan Mahkamah Agung AS terhadap perjanjian dagang transatlantik. 

Permintaan ini muncul setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif global yang diterapkan Presiden **Donald Trump**.

Dalam putusan 6-3, Mahkamah Agung menyatakan Trump telah melampaui wewenangnya dengan menggunakan International Emergency Economic Powers Act untuk memberlakukan tarif tersebut.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Jumat (9/1) Pagi: Menanti Data Ketenagakerjaan & Putusan Tarif Trump

“Putusan ini merupakan sinyal kuat bagi sistem perdagangan berbasis aturan, tetapi perusahaan tetap membutuhkan kepastian perencanaan. Ketidakpastian yang tersisa akan terus menjadi beban bagi mereka,” ujar Wolfgang Niedermark, anggota dewan BDI, dalam pernyataan resmi.

BDI juga menekankan bahwa mereka mengharapkan pemerintahan AS untuk mencari cara alternatif agar tarif yang ada tetap dapat diterapkan atau memperkenalkan langkah protektif serupa. 

Baca Juga: PMI Manufaktur AS Desember 2025 Melorot, Sinyal Kontraksi 10 Bulan

Hal ini dianggap penting agar hubungan dagang transatlantik, khususnya bagi industri Jerman, tidak terguncang oleh ketidakpastian regulasi.


Tag


TERBARU

[X]
×