kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Redakan ketegangan, Jerman minta Rusia tarik pasukannya dari perbatasan Timur Ukraina


Kamis, 08 April 2021 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Kanselir Jerman Angela Merkel meminta Presiden Vladimir Putin membatalkan pengerahan militer baru-baru ini di daerah sekitar Timur Ukraina.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Kanselir Jerman Angela Merkel dalam panggilan telepon dengan Presiden Vladimir Putin meminta Rusia untuk menarik pengerahan militer baru-baru ini di daerah sekitar Timur Ukraina.

"Antara lain, percakapan itu tentang penguatan kehadiran militer Rusia di wilayah Ukraina Timur," kata Pemerintah Jerman dalam pernyataan Kamis (8/4), seperti dikutip Reuters. 

"Kanselir (Jerman) meminta agar penumpukan (pasukan) itu dibatalkan untuk meredakan situasi," ujar mereka.

Sebaliknya, Putin menuduh Ukraina melakukan tindakan provokatif di Timur wilayahnya, yang meningkatkan situasi di daerah itu selama panggilan telepon dengan Merkel, Kremlin mengatakan pada Kamis.

Menurut Kremlin atau Kantor Presiden Rusia, seperti dilansir Reuters, Putin dan Merkel menyuarakan keprihatinan tentang situasi di Timur Ukraina.

Selanjutnya: Rusia kirim pasukan dalam jumlah besar ke perbatasan Ukraina, ada apa?




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×