CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Jokowi: Vladimir Putin Memberikan Jaminan Keamanan Pasokan Pangan Ukraina


Jumat, 01 Juli 2022 / 03:54 WIB
Jokowi: Vladimir Putin Memberikan Jaminan Keamanan Pasokan Pangan Ukraina
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Vnukovo II Moskow, Rusia, Kamis, 30 Juni 2022 sekitar pukul 11.00 waktu setempat.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pada Kamis (30/6/2022), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin.

Melansir laman setkab.go.id, Jokowi tiba di Istana Kremlin sekitar pukul 15.30 waktu setempat dan langsung melakukan pertemuan tete-a-tete dengan Presiden Putin di Ruang Upacara Kenegaraan Istana Kremlin.

Menurut Jokowi, dirinya dan Putin telah membahas masalah terganggunya rantai pasok pangan dan pupuk yang bisa berdampak kepada ratusan juta masyarakat dunia, terutama di negara berkembang.

“Saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia. Ini sebuah berita yang baik,” ujar Presiden dalam pernyataan pers bersama Presiden Putin, di Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/06/2022).

Jokowi juga menegaskan dukungan terhadap upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mereintegrasi komoditas pangan Rusia dan Ukraina ke dalam rantai pasok global.

Baca Juga: Tiba Di Moskow, Jokowi Disambut Pejabat Federasi Rusia

“Demi kemanusiaan, saya juga mendukung upaya PBB untuk reintegrasi komoditi pangan dan pupuk Rusia dan komoditi pangan Ukraina untuk masuk lagi dalam rantai pasok dunia," jelasnya. 

Dalam hal ini, lanjut Jokowi, Putin sudah memberikan jaminan khusus untuk jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut.

Menutup pernyataannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk, dan energi dapat segera diperbaiki.

Baca Juga: Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, Ini 5 Poin yang Dibicarakan

“Saya mengajak seluruh pemimpin dunia untuk bekerja sama kembali menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai. dan semangat kerja sama. Hanya dengan spirit ini perdamaian dapat dicapai,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×