kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kapal-Kapal yang Membawa 332 Ton Bantuan Makanan Meninggalkan Siprus Menuju Gaza


Sabtu, 30 Maret 2024 / 23:34 WIB
ILUSTRASI. Truk berisi bantuan kemanusiaan dari Program Pangan Dunia (WFP) diparkir di lokasi yang ditentukan sebagai Jalur Gaza bagian utara, dalam gambar selebaran yang dirilis pada 12 Maret 2024.


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LARNACA, Siprus. Kapal-kapal yang membawa 332 ton makanan menuju Gaza mulai meninggalkan pelabuhan Larnaca di Siprus pada hari Sabtu (30/3), diperkirakan akan sampai di daerah kantong tersebut pada awal pekan depan.

Ini adalah pengiriman kedua bulan ini setelah Israel melonggarkan blokade laut selama 17 tahun di Jalur Gaza untuk memungkinkan bantuan masuk dari Siprus, yang bersumber dari badan amal AS, World Central Kitchen (WCK) untuk warga Palestina yang dilanda kelaparan.

Baca Juga: Presiden Zelenskiy Khawatir Tanpa Bantuan AS, Pasukan Ukraina Makin Terdesak

“Bantuan tersebut akan dibawa ke Gaza dengan kapal kargo dan tongkang yang ditarik oleh kapal penyelamat, bersama dengan kapal tunda yang membawa tim pendukung dalam perjalanan yang akan memakan waktu sekitar 60 jam,” kata seorang pejabat Siprus kepada Reuters.

Pihak berwenang Siprus, bekerja sama dengan Israel, telah membangun koridor maritim untuk memfasilitasi kargo yang telah disaring dan tiba langsung di Gaza.

WCK, yang telah aktif di Gaza selama berbulan-bulan, mengatur misi tersebut dengan badan amal Open Arms Spanyol, dengan pendanaan terutama dari UEA dan dukungan dari otoritas Siprus.

Baca Juga: Serangan Israel Telah Menyebabkan 32.705 Warga Palestina Terbunuh dan 75.190 Terluka

Pada misi pertamanya pada awal Maret, mereka membangun dermaga darurat dari puing-puing untuk mengangkut hampir 200 ton makanan di wilayah kantong tersebut, yang tidak memiliki fasilitas pelabuhan.

Konvoi kapal pada hari Sabtu mencakup dua forklift dan satu derek untuk membantu pengiriman laut di masa depan, serta satu tim untuk mengoperasikan derek tersebut.

Secara terpisah, Amerika Serikat (AS) berencana membangun dermaga terapung di lepas pantai Gaza untuk menerima bantuan.

Target penyelesaiannya adalah 1 Mei, namun bisa selesai sekitar 15 April, kata Presiden Siprus Nikos Christodoulides pada Jumat malam, mengutip pengarahan dengan para pejabat AS pada awal pekan ini.

PBB telah memperingatkan bahwa kelaparan akan segera terjadi di Jalur Gaza utara, tempat 300.000 orang terjebak akibat pertempuran. Lebih dari separuh penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta jiwa akan menghadapi kelaparan pada bulan Juli.

Baca Juga: Hubungan AS-Israel Terlihat Memburuk Akibat Gencatan Senjata Gaza

Badan-badan bantuan mengatakan makanan yang dikirim melalui laut ke Gaza, meskipun diterima dengan baik, tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan mereka mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan datang melalui darat.

Para pejabat PBB menuduh Israel memblokir pasokan kemanusiaan ke Gaza. Para pejabat Israel menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pengiriman bantuan setelah berada di wilayah tersebut adalah tanggung jawab PBB dan badan-badan kemanusiaan.




TERBARU

[X]
×