Kapal tanker Iran yang disita Indonesia dibebaskan setelah 4 bulan

Sabtu, 29 Mei 2021 | 19:48 WIB Sumber: Arab News
Kapal tanker Iran yang disita Indonesia dibebaskan setelah 4 bulan

ILUSTRASI. Kapal berjenis motor tanker (MT) . ANTARAFOTO/Teguh prihatna/Lmo/foc.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebuah kapal tanker berbendera Iran yang disita oleh Indonesia pada Januari karena dugaan transfer minyak ilegal telah dilepaskan, seorang pejabat Indonesia dan media pemerintah Iran mengatakan pada hari Sabtu.

Wisnu Pramandita, juru bicara penjaga pantai Indonesia, mengatakan kapal tanker berbendera Iran, MT Horse, dibebaskan pada Jumat setelah ada keputusan pengadilan pada awal pekan ini. Pengadilan memutuskan kapal itu bisa meninggalkan Indonesia, sementara kaptennya akan dikenakan masa percobaan dua tahun tanpa denda, kata juru bicara itu.

Penyiar pemerintah Iran mengatakan kapal itu telah melanjutkan misinya sebelum kembali ke negaranya.

Baca Juga: Bakamla sita kapal tanker Iran, Teheran minta penjelasan Indonesia

Jakarta mengatakan telah menyita MT Horse atas dugaan transfer minyak ilegal di perairan Indonesia, sementara kementerian luar negeri Iran mengatakan penyitaan itu karena "masalah teknis dan itu terjadi di bidang perkapalan."

"MT Horse, milik Perusahaan Kapal Tanker Nasional Iran yang telah ditahan di perairan Indonesia sejak 24 Januari, dilepas pada hari Jumat," kata penyiar pemerintah Seda va Sima. 

Kapal ini sekarang telah melanjutkan misinya sebelum kembali ke perairan negara itu.

SHANA, kantor berita kementerian perminyakan Iran, mengutip pernyataan perusahaan tanker itu, "Awak MT, dengan pengorbanan dan tekad kuat mereka untuk mengejar misi mereka, melindungi kepentingan nasional Iran dalam mempertahankan ekspor produk minyak dan minyak bumi."

Teheran, di bawah sanksi keras AS yang terutama menargetkan ekspor minyaknya, telah dituduh menyembunyikan tujuan penjualan minyaknya dengan menonaktifkan sistem pelacakan pada kapal tankernya.
Tahun lalu, mereka menggunakan MT Horse untuk mengirimkan 2,1 juta barel kondensat ke Venezuela yang dikenai sanksi AS.

Selanjutnya: Bakamla menahan kapal tanker Panama dan Iran, diduga transfer BBM ilegal

 

Editor: Handoyo .

Terbaru