kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kasus corona di Rusia sentuh 52.000, Putin: Puncak wabah belum datang


Selasa, 21 April 2020 / 16:09 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan yang mengenakan masker pelindung membersihkan dan mensterilkan kereta bawah tanah, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di Moskow, Rusia, 16 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia mencatat 5.642 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir, menjadikan penghitungan secara nasional menjadi 52.763.

Mengutip Reuters, Pusat Penanganan Krisis Virus Corona Rusia, Selasa (21/4), mengatakan, 51 orang meninggal akibat Covid-19, mendorong angka kematian jadi 456.

Jumlah kasus virus corona di Rusia mulai meningkat tajam bulan ini, meski jauh lebih sedikit dibanding banyak negara Eropa Barat pada tahap awal wabah.

Baca Juga: Infeksi baru melonjak 1.111, kasus corona di Singapura tembus 9.000

Rusia melaporkan 4.268 kasus baru virus corona terkonfirmasi pada Senin (20/4), turun dari lebih 6.000 sehari sebelumnya. Sebanyak 44 orang meninggal dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya, Presiden Vladimir Putin mengatakan, Rusia telah berhasil memperlambat penyebaran virus corona baru tapi memperingatkan, puncak wabah masih ada di depan.

Penyebaran virus corona di Rusia meningkat dengan cepat pada April, bahkan ketika Moskow dan berbagai wilayah di negeri beruang merah telah memberlakukan pembatasan dan penguncian yang sekarang sudah berusia tiga minggu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×