kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.073   73,00   0,41%
  • IDX 5.864   -77,44   -1,30%
  • KOMPAS100 776   -9,66   -1,23%
  • LQ45 583   -5,66   -0,96%
  • ISSI 204   -2,06   -1,00%
  • IDX30 330   -3,56   -1,07%
  • IDXHIDIV20 408   -3,80   -0,92%
  • IDX80 88   -1,02   -1,15%
  • IDXV30 112   -1,75   -1,54%
  • IDXQ30 107   -1,28   -1,18%

Infeksi baru melonjak 1.111, kasus corona di Singapura tembus 9.000


Selasa, 21 April 2020 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Pekerja dari Bangladesh, India, dan Cina melihat keluar balkon mereka selama pendistribusian makanan di asrama pekerja Punggol S-11, yang ditetapkan sebagai fasilitas isolasi setelah menjadi kluster kasus penyakit virus corona (COVID-19), di Singapura, 6


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Singapura mengonfirmasi 1.111 kasus baru virus corona pada Selasa (21/4). Ini merupakan salah satu kenaikan harian tertinggi dan menjadikan total kasus menjadi 9.125.

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengatakan, sebagian besar kasus baru adalah pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing. Sedang 20 kasus adalah warga Singapura atau penduduk tetap.

"Kami masih bekerja melalui perincian kasus, dan pembaruan lebih lanjut akan dibagikan melalui siaran pers Kementerian Kesehatan yang akan dikeluarkan malam ini," kata MOH seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Kasus bertambah, China khawatir kemunculan kembali infeksi lokal

Sebanyak 19 asrama pekerja asing telah Pemerintah Singapura tetapkan sebagai wilayah isolasi, menyusul lonjakan baru-baru ini dalam jumlah kasus virus corona di antara buruh migran di negeri Merlion.

MOH sebelumnya menyatakan, mereka "mendapatkan lebih banyak kasus" virus corona karena melakukan pengujian secara ekstensif terhadap pekerja asing yang tinggal di 19 asrama.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×