kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,36   -7,11   -0.75%
  • EMAS923.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.83%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.19%

Kasus harian virus corona rekor lagi, Korea Selatan akan perketat aturan jarak sosial


Jumat, 04 Desember 2020 / 09:46 WIB
Kasus harian virus corona rekor lagi, Korea Selatan akan perketat aturan jarak sosial
ILUSTRASI. Kasus virus corona di Korea Selatan kembali cetak rekor terburuk dalam 9 bulan terakhir

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemerintah Korea Selatan sedang mempertimbangkan untuk memperketat aturan jarak sosial setelah melaporkan rekor kasus virus corona harian dalam sembilan bulan terakhir. 

Jumat (4/12), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan, ada 629 kasus virus corona baru, ini yang yang terbesar sejak bulan Februari, yang merupakan gelombang puncak infeksi.

Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan, situasi saat ini sudah cukup kritis karena infeksi terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan meskipun aturan jarak sosial yang ketat diberlakukan kembali akhir bulan lalu.

Pemerintah akan memutuskan pada hari Minggu (6/12) apakah akan meningkatkan pembatasan, katanya.

Baca Juga: Angka infeksi RI rekor, ini 11 gejala infeksi Covid-19 yang harus diwaspadai

"Sudah 10 hari sejak kami meningkatkan aturan jarak sosial ke fase 2 di wilayah metropolitan Seoul, tetapi transmisi tampaknya masih tidak dapat ditahan," kata Chung pada pertemuan pemerintah dilansir kantor berita Yonhap.

KDCA melaporkan, dari kasus baru, 295 kasus berasal dari ibu kota Seoul. Korea Selatan sekarang telah melaporkan total 36.332 infeksi, dengan 536 kematian.

Pihak berwenang juga khawatir bahwa ujian masuk universitas yang diikuti hampir setengah juta siswa pada hari Kamis dapat menjadi sumber infeksi lain.

Chung mendesak siswa untuk menahan diri dari mengunjungi area berisiko tinggi seperti bar karaoke dan kafe internet saat mereka merayakan akhir periode ujian.

 

Selanjutnya: Makin banyak, Korea Selatan temukan flu burung sangat patogen di burung liar

 




TERBARU

[X]
×