kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kasus infeksi corona global sudah menembus 10 juta


Minggu, 28 Juni 2020 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre makanan di Gereja St. Bartholomew, ditengah wabah virus corona (COVID-19) di Queens bagian Elmhurst, Kota New York, Amerika Serikat, Jumat (15/5/2020). REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

Jumlah kasus baru corona terus meningkat pada tingkat antara 1%-2% sehari dalam seminggu terakhir, turun dari tingkat di atas 10% pada bulan Maret.

Negara-negara termasuk China, Selandia Baru dan Australia telah mengalami wabah baru dalam sebulan terakhir, meskipun sebagian besar akibat transmisi lokal.

Di Beijing, di mana ratusan kasus baru dikaitkan dengan pasar pertanian, kapasitas pengujian telah ditingkatkan hingga 300.000 sehari.

Baca Juga: Sri Mulyani: Penambahan kasus Covid-19 seiring pelaksanaan tes yang juga meningkat

Amerika Serikat (AS), yang telah melaporkan kasus terbanyak di dunia dengan lebih dari 2,5 juta kasus, berhasil memperlambat penyebaran virus pada bulan Mei 2020,

Di beberapa negara dengan kemampuan pengujian terbatas, jumlah kasus mencerminkan proporsi kecil dari total infeksi. Sekitar setengah dari infeksi yang dilaporkan diketahui telah pulih.

Baca Juga: Rasa tak aman di Asean meningkat gara-gara China bikin ulah di Laut China Selatan




TERBARU

[X]
×