CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kasus keracunan, KFC harus bayar US$ 8,3 juta


Sabtu, 28 April 2012 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Petai


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Perusahaan fast food raksasa, KFC, dikenakan sanksi untuk membayar US$ 8,3 juta kepada keluarga seorang gadis kecil, yang mengalami kerusakan otak parah setelah keracunan ayam KFC yang ia konsumsi.

Kejadiannya bermula pada 2005 lalu, di sebuah restoran KFC di Sydney. Pada waktu itu, Monika Samaan, memakan satu bungkus Twister. Dia lantas keracunan dan menyebabkan dirinya harus duduk di kursi roda dan tak mampu berjalan.

Sementara itu, pengacara keluarga Samaan mengaku puas dengan keputusan tersebut. "Kerusakan otak yang dialami Monika dan kelumpuhannya menjadi kesulitan yang besar bagi keluarga. Apalagi Monika saat ini bertambah besar. Mereka sangat sulit untuk mengangkat dan mengurusinya sekaligus menjaga adiknya yang juga masih kecil," jelasnya.

Terkait keputusan itu, KFC merasa sangat kecewa dan akan mengajukan banding. "Kami turut berduka atas kejadian yang menimpa Monika dan keluarga Samaan. Meski demikian, kami juga berkewajiban untuk mempertahankan reputasi KFC sebagai perusahaan yang menjual produk aman dan berkualitas tinggi," jelas manager perusahaan KFC.




TERBARU

[X]
×