kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45774,37   -28,65   -3.57%
  • EMAS1.028.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Kasus positif virus corona di Buenos Aires naik, pemerintah perpanjang lockdown


Minggu, 24 Mei 2020 / 08:55 WIB
Kasus positif virus corona di Buenos Aires naik, pemerintah perpanjang lockdown
ILUSTRASI. Corona di Buenos Aires kembali naik

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BUENOS AIRES. Peningkatan kasus virus corona yang masih terjadi di Buenos Aires membuat pemerintah Argentina memperpanjang kebijakan lockdown hingga 7 Juni.

Presiden Argentina Alberto Fernandez mengatakan, pemerintah juga memperketat kebijakan penguncian ini dengan memperketat beberapa pembatasan pergerakan masyarakat setelah lonjakan kasus virus corona di ibu kota Argentina tersebut. 

Para pejabat setempat akan memperketat kontrol lalu lintas antara ibukota dan provinsi Buenos Aires, daerah dengan konsentrasi kasus tertinggi kedua. 

Baca Juga: Brasil jadi hotspot nomor dua dunia untuk kasus corona, salip Rusia

Aktivitas komersial di beberapa lingkungan kota yang lebih padat dan akses transportasi umum juga akan dibatalkan. Beberapa bisnis telah diizinkan untuk membuka kembali di bawah ekstensi kuncian sebelumnya.

Seharusnya, kebijakan penguncian ini berakhir pada hari Minggu (24/5). Lockdown yang dilakukan di Argentina telah berlaku sejak 20 Maret, dan sejumlah wilayah pun sudah dapat melonggarkan pembatasan.

Namun, Argentina masih memberlakukan larangan penerbangan komersial hingga 1 September. Ini menjadi salah satu langkah penguncian paling ketat di dunia selama pandemi virus corona.

Pada Sabtu lalu, Argentina mencatatkan 704 infeksi baru, salah satu peningkatan satu hari tertinggi sejak pandemi dimulai. Alhasil, jumlah virus corona yang telah dikonfirmasi di Argentina capai 11.353 kasus, sebagian besar di Buenos Aires, di mana lingkungan berpenghasilan rendah kota itu sangat terpukul. 

Sementara itu, total jumlah korban tewas akibat virus ini sebanyak 445.



TERBARU

[X]
×