CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kekayaan 15 miliarder Inggris ini menyusut US$ 16 miliar selama pandemi corona


Sabtu, 16 Mei 2020 / 05:50 WIB
Atletik - Eliud Kipchoge mengungkapkan rencana untuk memecahkan rekor maraton dua jam - Iffley Road Sports Center, Oxford, Inggris 6 Mei 2019 - Foto diambil 30 April 2019 Sir Jim Ratcliffe REUTERS / Andrew Boyers


Sumber: Bloomberg | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pandemi virus corona telah menggerus kekayaan orang-orang tajir dunia, tak terkecuali para miliarder dari Inggris.

15 warga terkaya Inggris, dari pengusaha Kimia, Jim Ratcliffe hingga pengusaha perhiasan, Laurence Graff, telah kehilangan total US$ 16 miliar nilai kekayaan mereka pada tahun 2020 ini.

Baca Juga: CEO Xiaomi ketahuan pakai iPhone lantaran unggahan di media sosial

Mengutip Bloomberg, Ratcliffe, miliarder Inggris, terpukul paling keras. Kekayaan Ratcliffe anjlok 24% menjadi US$ 16 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index.

Sementara taipan penyedot debu, James Dyson telah kehilangan kekayaannya sekitar US$ 2,4 miliar dan kekayaan Richard Branson dari VIrgin Group turun US$ 1,1 miliar.

Saat ini ia tengah berjuang mempertahankan bisnis liburan dan perjalanan yang terdampak parah akibat corona.

Dari 15 orang terkaya Inggris ini, 14 merupakan laki-laki dan masih mengendalikan kekayaan sebesar US$ 103 miliar secara gabungan. Satu-satunya wanita di kohort, pengusaha di bisnis olahraga, Denise Coates mengalami tahun terbaik dibandingkan yang lainnya.

Kekayaannya bernilai US$ 6,5 miliar dan menjadi orang terkaya kelima di Inggris. Posisi tersebut naik dari posisi ke-12 pada akhir tahun 2019 lalu.

Baca Juga: Elon Musk jual rumah, gara-gara bosan di rumah?

Langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk mengurangi dampak corona terhadap ekonomi diperkirakan akan meningkatkan defisit anggaran Inggris menjadi sekitar 300 miliar Pound sterling atau setara US$ 365,6 miliar dibandingkan dengan perkiraan 55 miliar Pound sterling pada anggaran bulan Maret.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×