kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Kembangkan teknologi kemudi otomatis, GM investasi US$ 300 juta ke startup Momenta


Kamis, 23 September 2021 / 16:10 WIB
ILUSTRASI. General Motors logo


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. General Motors Co berencana menginvestasikan dana sebesar US$ 300 juta pada startup penggerak otonom asal China, Momenta. Investasi ini digunakan untuk mengembangkan teknologi self-driving untuk model kendaraan masa depan di China.

Asal tahu saja, Momenta adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang memiliki izin untuk mengumpulkan peta di China sebagai alat utama dalam teknologi mengemudi otonom. Perusahaan ini telah bekerja dengan produsen mobil untuk mengembangkan kendaraan produksi massal dengan fungsi self-driving untuk mengumpulkan data real-time.

Perusahaan ini juga didukung oleh SAIC Motor, mitra utama GM di China, serta Toyota Motor dan Daimler AG.

"Pelanggan di China merangkul elektrifikasi dan teknologi self-driving canggih lebih cepat daripada di tempat lain di dunia, dan kesepakatan antara GM dan Momenta akan mempercepat penerapan solusi yang dibuat khusus untuk konsumen kami di China," kata Julian Blissett sebagai kepala GM Cina seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/9).

Baca Juga: GM, Ford, dan Chrysler akan diuntungkan dari insentif pajak kendaraan listrik AS

Sementara itu, GM mengumumkan di bulan Juni, akan menghabiskan US$ 35 miliar hingga 2025 untuk kendaraan listrik dan teknologi mengemudi otonom secara global. Awal bulan ini, unit usaha modal venturanya berinvestasi di Oculii, sebuah pembuat perangkat lunak AS untuk sensor radar yang digunakan dalam mobil self-driving.

Produsen mobil global lainnya juga menjalin kerjasama dengan perusahaan China dalam teknologi yang baru lahir. Misalnya, Toyota yang sedang menguji kendaraan dengan Pony.ai, Nissan Motor bekerja dengan WeRide, dan Honda telah bekerja sama dengan AutoX.

Selanjutnya: Produsen Otomotif Global Terancam Kehilangan Potensi Pendapatan US$ 210 Miliar




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×