kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kepolisian Seoul Ajukan Surat Penahanan terhadap Produser Grup Kpop BTS


Selasa, 21 April 2026 / 11:34 WIB
Diperbarui Rabu, 22 April 2026 / 07:21 WIB
Kepolisian Seoul Ajukan Surat Penahanan terhadap Produser Grup Kpop BTS
ILUSTRASI. Kepolisian Korea Selatan telah meminta surat perintah penahanan untuk Bang Si-hyuk, Chairman HYBE (Kim Hong-Ji/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kasus dugaan perdagangan ilegal dalam initial public offering (IPO) agensi Kpop HYBE memasuki babak baru. Kepolisian Korea Selatan (Korsel) telah meminta surat perintah penahanan untuk Bang Si-hyuk, Chairman HYBE.

Reuters melaporkan, Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengatakan, Bang diduga melanggar hukum pasar modal dengan menyesatkan investor awal menjelang pencatatan saham HYBE. Produser grup Kpop BTS tersebut diduga mengarahkan investor menjual saham ke private fund swasta yang terafiliasi dengan rekan-rekan Bang.

Polisi menduga, setelah HYBE melakukan IPO, pengelola fund tersebut menjual sahamnya. Bang menerima sekitar 30% dari keuntungan berdasarkan perjanjian pemegang saham sebelumnya, sehingga ia memperoleh keuntungan ilegal sekitar 190 miliar won, atau sekitar Rp 2,21 triliun.

Baca Juga: Tur Dunia BTS Arirang Dimulai, Pendapatan Diproyeksi Capai US$ 1,8 Miliar

Saham HYBE berbalik arah setelah laporan tersebut. Per pukul 11.24 WIB, harga saham HYBE turun 2,92% menjadi 249 won per saham. Sementara indeks acuan Korsel KOSPI menguat 2,35% mencapai 6.365,34 di waktu yang sama.

Bang sebelumnya telah membantah melakukan kesalahan apa pun. HYBE tidak memberikan komentar ketika dihubungi Reuters.

Bang merupakan pendiri HYBE, perusahaan musik ternama di balik grup super Kpop global BTS.

Bang sebelumnya juga telah dilarang meninggalkan Korea Selatan sejak Agustus tahun lalu. Tapi, seiring dengan tur global BTS yang sedang berlangsung, ada permintaan dari Amerika Serikat (AS) agar Bang bisa diizinkan ke luar negeri.

Baca Juga: Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Baru Gantikan Tim Cook, Ini Profilnya

Badan Kepolisian Nasional mengkonfirmasi kedutaan besar AS di Seoul baru-baru ini mengirimkan surat yang meminta pihak berwenang mengizinkan Bang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, meskipun ada larangan perjalanan yang diberlakukan selama penyelidikan.

Menurut polisi, surat tersebut meminta penangguhan sementara larangan tersebut, dengan alasan rencana Bang dan eksekutif senior lainnya untuk menghadiri acara peringatan Hari Kemerdekaan AS dan mengadakan pembicaraan terkait tur global BTS yang sedang berlangsung.

Kedutaan besar AS di Seoul mengatakan tidak memiliki tambahan komentar mengenai hal tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×