kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Kilau Si Kuning Kembali Memudar


Senin, 01 Desember 2008 / 14:52 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Untuk pertama kali dalam tiga hari belakangan, harga emas di Asia mengalami penurunan. Anjloknya harga emas ini terkait dengan merosotnya harga minyak mentah dan saham-saham Amerika Serikat (AS) setelah perusahaan retail di Negeri Paman Sam itu hanya mengalami sedikit kenaikan pada penjualan liburan “Black Friday” dalam tiga tahun terakhir. 

Pada pukul 15.14 waktu Singapura, harga emas untuk kontrak pengantaran cepat merosot 1,4% menjadi US$ 806,36 per troy ounce. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Febuari turun 1,5% menjadi US$ 806,80 per troy ounce di New York Mercantile Exchange, divisi Comex.

Harga si kuning kinclong juga tergelincir seiring dengan pelemahan euro terhadap dolar. Keoknya nilai mata uang di kawasan Eropa ini akibat adanya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menggunting kembali suku bunga pinjamannya pada minggu ini.

“Emas akan terus diperdagangkan pada kisaran US$ 750 hingga US$ 850 dalam jangka waktu dekat. Ini disebabkan banyak investor yang memilih berinvestasi pada aset lain yang lebih aman sehingga mengurangi pesona emas sebagai alat lindung nilai inflasi,” jelas Zhu Bin, head of research Nanhua Futures Co.

 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×