kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Euro Melemah Atas Dolar, Emas Rebound 2%


Jumat, 21 November 2008 / 15:42 WIB
Euro Melemah Atas Dolar, Emas Rebound 2%


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga emas mengalami rebound cukup signifikan hari ini. Seiring melemahnya nilai mata uang euro terhadap dolar, harga emas mengalami peningkatan lebih dari 2% dibanding sesi perdagangan sebelumnya. Hari ini, emas diperdagangkan pada level US$ 745,50 per troy ounce. Itu artinya, ada kenaikan sebesar US$ 0,40 dibanding harga penutupan Kamis kemarin di New York.

Namun, jika dibandingkan dengan harga rekor tertinggi emas pada bulan Maret yang mencapai US$ 1.030,80, harga emas sudah anjlok sebesar 28%.

Sementara itu, euro mengalami pelemahan menjadi US$ 1,2443. Hal ini terjadi setelah investor melakukan aksi jual terhadap aset-aset berisiko dan aset komoditas yang dibiayai atas pinjaman dalam bentuk mata uang dolar.

“Penguatan dolar menyebabkan harga emas ikut terdongkrak. Sebab, banyak investor yang memandang emas sebagai salah satu investasi alternatif,” jelas Darren Heathcote dari Investec Australia di Sydney.  Selain itu, anjloknya harga saham-saham global memicu kekhawatiran mengenai resesi global yang terjadi akhir-akhir ini.

Meski demikian, harga si logam kuning ini juga terdongkrak akibat tingginya permintaan pedagang perhiasan. Maklum saja, di India, saat ini sedang berlangsung musim perkawinan di mana permintaan akan emas biasanya melonjak tajam.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×